Sampel pangan takjil yang diuji oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bogor di Jalan Merdeka, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, dinyatakan negatif dari bahan berbahaya.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok bekerja sama dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bogor melaksanakan Kegiatan Pengawasan Takjil Ramadan di Sentra Penjualan Takjil Jalan Merdeka Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu (04/03/26).
Selama Bulan Ramadan, banyak pedagang yang menjual berbagai jenis takjil untuk berbuka puasa.
Pasar Takjil Ramadan Kukusan, yang dikenal dengan nama PATRA Kukusan, kembali hadir menyemarakkan bulan suci Ramadan tahun ini. Sejumlah warga tampak antusias berburu hidangan berbuka puasa di lokasi tersebut. Setiap sore, pengunjung memadati pelataran Lapangan Sepak Bola Kukusan, menciptakan suasana yang ramai dan meriah.
Anggota Koordinator Otonom Ling Tien Kung Depok 1 tampak membagikan sejumlah paket takjil untuk berbuka puasa kepada warga pengguna jalan di Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmaja pada Sabtu (28/02/26) sore.
Menjalankan ibadah puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga pola makan agar tubuh tetap sehat dan bugar.
Sejumlah warga memanfaatkan waktu menunggu berbuka puasa atau ngabuburit dengan berburu takjil di bazar Ramadan yang berada di Jalan Pendamping Tol Cijago, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis seperti yang terlihat pada Senin (24/02/26) sore.
Semarak Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, semakin terasa dengan digelarnya Pasar Takjil Ramadam (PATRA) Kukusan Vol.3 Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan warga.Pasar takjil tersebut diselenggarakan oleh Pelikan Organizer dan berlangsung mulai Rabu (18/02/26) hingga Sabtu (14/03/26) di pelataran Lapangan Sepak Bola Kukusan, Beji, Depok. Kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB hingga selesai setiap harinya.Lurah Kukusan, Kholifah, menyambut baik penyelenggaraan Pasar Takjil Ramadan Kukusan yang telah memasuki tahun ketiga. Menurutnya, kegiatan ini memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya selama bulan Ramadan.“Pasar takjil ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan berbuka puasa,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Kamis (19/02/26).Sebanyak 29 tenant turut meramaikan kegiatan ini, dengan sekitar 98 persen di antaranya merupakan pelaku UMKM asal Kukusan. Beragam makanan dan minuman khas takjil Ramadan disajikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.Menurut Lurah Olif, sapaan akrabnya, selain menjadi pusat kuliner, kegiatan ini juga menjadi sarana interaksi sosial dan mempererat silaturahmi antarwarga selama bulan suci Ramadan.Pembukaan Pasar Takjil Ramadan Kukusan Vol. 3 dilaksanakan pada Rabu (18/02/26) pukul 16.00 WIB di lokasi kegiatan. Lurah Kukusan, Kholifah, turut diundang untuk menghadiri acara pembukaan tersebut.“Kami harap kegiatan ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta menciptakan suasana Ramadan yang lebih semarak dan penuh kebersamaan di wilayah Kukusan,” tambah Olif.Sementara itu, Ketua Panitia Pasar Takjil Ramadan (PATRA) Kukusan Vol. 3 Tahun 2026, Mochamad Reza Akbar, mengatakan pada tahun ini terdapat sejumlah penyesuaian, salah satunya jam operasional yang diperpanjang hingga malam hari.“Tahun ini kami mencoba membuka hingga malam hari, meskipun tidak semua tenant beroperasi sampai malam. Target pengunjung masih sama, yaitu mahasiswa Universitas Indonesia dan warga sekitar Kecamatan Beji,” ujarnya.Terkait tingkat kunjungan dan penjualan, ujar Reza, pihak panitia masih melakukan evaluasi pada awal pelaksanaan.“Untuk saat ini kami belum bisa mengukur karena masih di awal Ramadan. Mungkin dalam satu hingga dua hari ke depan baru dapat terlihat perkembangannya,” tambahnya.“Pada kegiatan saat ini komposisi pedagang tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Mayoritas masih diisi pelaku usaha lama, meskipun terdapat sejumlah pedagang baru yang turut bergabung,” tutupnya. (JD 08/ED 02)
Menjelang waktu berbuka puasa, mencari menu yang unik dan menggugah selera menjadi tantangan tersendiri. Jika bosan dengan hidangan berbuka yang itu-itu saja, dua sajian khas dari Kemuning Resto Cilodong ini bisa menjadi alternatif, yaitu, Oncom Bruschetta dan Iga Bakar Kecapruk.
Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Beji turut menyemarakkan Ramadan dengan ikut serta berbagi takjil kepada masyarakat.
Ramadan tiba, saatnya War Takjil!
Program Pasar Takjil Ramadan (Patra) Kukusan, Kecamatan Beji mendulang rejeki bagi penjual maupun pelaku ekonomi sekitar.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok melakukan pembinaan dan pengawasan makanan takjil Ramadan disejumlah wilayah di Kota Depok. Pengawasan telah dilakukan pada delapan lokasi sejak 25 Maret 2024 lalu.
Bulan Suci Ramadan hampir di penghujung waktu, namun semangat berbagi kepada sesama tidak pernah pudar.
Momen bulan Ramadan bulan penuh keberkahan dimanfaatkan warga Perumahan Mutiara Depok Kelurahan/Kecamatan Sukmajaya dengan berbagi takjil.