berita.depok.go.id - Menjalankan ibadah puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga pola makan agar tubuh tetap sehat dan bugar.
Momen berbuka puasa menjadi waktu yang penting untuk mengembalikan energi setelah seharian beraktivitas.
Sehingga penting untuk memperhatikan asupan makanan dan minuman saat berbuka puasa.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Devi Mayori, mengingatkan masyarakat agar tidak asal kenyang saat berbuka.
Pasalnya, pola makan saat berbuka puasa yang tidak tepat justru dapat mengganggu metabolisme tubuh.
“Berbukalah secara bertahap. Awali dengan air putih untuk mengembalikan cairan tubuh inti membantu rehidrasi tubuh,” ungkapnya kepada berita.depok.go.id, Kamis (26/02/26).
Lebih lanjut, Devi menambahkan, setelah konsumsi air putih maka disarankan memilih takjil dengan yang tidak terlalu manis seperti kurma atau buah segar, bukan minuman tinggi akan gula.
Selain itu, ungkapnya, menu berbuka sebaiknya mengandung gizi seimbang, terdiri dari karbohidrat kompleks, protein, sayur, dan vitamin.
Porsi makan pun perlu diperhatikan agar tidak berlebihan.
"Sebaiknya menghindari makan dalam porsi besar, mulai dengan porsi kecil dan beri jeda lalu lanjut makan secukupnya," jelasnya.
Saat berbuka, ungkap Devi, juga disarankan untuk makan secara perlahan.
Hal tersebut dilakukan agar pencernaan tidak kaget dan tubuh lebih nyaman.
Selain itu, juga dapat membatasi konsumsi gorengan.
"Boleh sesekali, tapi jangan berlebihan mengkonsumsi gorengan saat berbuka," tambahnya.
Dengan pola berbuka yang sehat, ungkap Devi, energi tubuh akan lebih stabil sehingga ibadah selama Ramadan dapat dijalani dengan lebih optimal.
“Ramadan adalah momentum untuk hidup lebih sehat. Jika pola makan dijaga dengan baik, tubuh tetap fit dan ibadah pun makin kuat,” tutupnya. (JD 02/ED 01).
