Wali Kota Depok, Supian Suri, secara resmi melepas keberangkatan 445 jemaah calon haji (JCH) asal Kota Depok yang tergabung dalam Kloter 2 JKS di Balai Kota Depok, Rabu (22/04/26).
Gubernur Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Depok, Supian Suri menjadi saksi nikah pada pelaksanaan nikah sederhana di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari. Kegiatan kali ini diikuti lima pasang pengantin dari Kota Depok maupun daerah lain.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum melengkapi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) siap-siap akan dikenakan sanksi bertahap sesuai ketentuan yang berlaku.
Keberangkatan calon jamaah haji (calhaj) tinggal menunggu waktu. Berbagai persiapan dilakukan, salah satunya menjaga kesehatan fisik dan mental.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengingatkan kepada calon jamaah haji (calhaj) asal Depok untuk menyiapkan dokumen kesehatan secara lengkap sebelum masuk embarkasi.
Pelaksanaan walk in interview yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok bersama PT Sumberdaya Dian Mandiri tidak hanya diminati warga Depok saja, tetapi juga menarik minat pencari kerja (pencaker) dari luar daerah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menggelar Webinar Edukasi Hidup Hijau - Menuju Depok yang Lebih Berkelanjutan, Selasa (21/04/26).
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok menggelar kegiatan sosialisasi peningkatan peran serta masyarakat dalam penyimpanan, perawatan, pelestarian, dan pendaftaran naskah kuno, Senin (20/04). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga warisan budaya bangsa yang memiliki nilai sejarah, pengetahuan, dan kearifan lokal.
Mimpi untuk menembus dunia kerja internasional kini menjadi kenyataan bagi dua anak muda asal Kota Depok. Fathir Arahman Darwawan dan Widya Nur menjadi bagian dari generasi muda yang berhasil lolos program magang ke Jepang, sebuah kesempatan yang tak hanya membanggakan tetapi juga penuh perjuangan dan harapan.
Rasa penasaran bercampur sedikit takut sempat dirasakan Resti (35), warga Tapos, saat pertama kali mengikuti kegiatan donor darah di RSUD Anugerah Sehat Afiat.