Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

News Pemerintahan
Diskarpus Depok Ajak Masyarakat Lestarikan Naskah Kuno
JD10 - berita depok

61
Selasa, 21 Apr 2026, 8:41 WIB

Kepala Diskarpus Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah bersama para narasumber dan peserta kegiatan sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Penyimpanan, Perawatan, Pelestarian, dan Pendaftaran Naskah Kuno yang digelar di Aula Gedung Perpustakaan Depok, Senin (20/04/26). (Foto : Dokumentasi Narasumber)

berita.depok.go.id - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok menggelar kegiatan sosialisasi peningkatan peran serta masyarakat dalam penyimpanan, perawatan, pelestarian, dan pendaftaran naskah kuno, Senin (20/04). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga warisan budaya bangsa yang memiliki nilai sejarah, pengetahuan, dan kearifan lokal.

Kepala Diskarpus Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah menegaskan, naskah kuno merupakan bagian penting dari identitas bangsa yang harus dijaga bersama. Sebab, di dalam naskah kuno tersimpan berbagai jejak pemikiran dan tradisi yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat saat ini.

“Namun saat ini, keberadaan naskah kuno menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi fisik yang rentan rusak hingga masih minimnya kesadaran masyarakat dalam upaya pelestariannya,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Selasa (21/04/26).

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Diskarpus berupaya mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga dan melestarikan naskah kuno. Tidak hanya dalam hal penyimpanan dan perawatan, masyarakat juga didorong untuk mendaftarkan naskah kuno yang dimiliki agar dapat terdata dengan baik dan memperoleh perlindungan hukum.

Para peserta sosialisasi dapat memahami teknik dasar perawatan naskah kuno yang benar seperti pengaturan suhu dan kelembapan, penggunaan bahan penyimpanan yang tepat, serta penanganan yang tidak merusak fisik dokumen.

“Pendaftaran naskah kuno juga sangat penting agar keberadaannya tercatat secara resmi. Dengan begitu, upaya pelestarian dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidangnya, di antaranya Dr. Aditya Gunawan, S.Pd., M.A. dari Perpustakaan Nasional RI, Dr. Yeni Budi Rahman, M.A. selaku peneliti dan dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, serta Gerdi Wiratakusuma sebagai praktisi sastra grafis. Sosialisasi juga didukung oleh Laboratorium Filologi Departemen Susastra FIB UI.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pelestarian naskah kuno tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, serta berbagai pihak terkait lainnya.

“Kolaborasi menjadi kunci utama agar naskah kuno dapat terus terjaga dan dimanfaatkan sebagai sumber pengetahuan bagi generasi mendatang,” jelasnya.

“Semoga sosialisasi ini mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pelestarian naskah kuno di Kota Depok dan warisan budaya berupa naskah kuno tidak hanya tersimpan tetapi juga tetap hidup sebagai sumber pembelajaran dan identitas bangsa di masa depan,” tandasnya. (JD 10/ED 02)


Apa reaksi anda?
0
0
0
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK