berita.depok.go.id - Mimpi untuk menembus dunia kerja internasional kini menjadi kenyataan bagi dua anak muda asal Kota Depok. Fathir Arahman Darwawan dan Widya Nur menjadi bagian dari generasi muda yang berhasil lolos program magang ke Jepang, sebuah kesempatan yang tak hanya membanggakan tetapi juga penuh perjuangan dan harapan.
Fathir Arahman Darwawan, pemuda asal Kecamatan Pancoran Mas, mengaku sempat tak percaya saat dinyatakan lolos. Perasaan kaget bercampur syukur langsung ia rasakan saat menerima kabar membahagiakan itu.
“Awalnya kaget, tapi saya tetap bersyukur. Ini memang pilihan yang sudah saya ambil dari awal, jadi harus dijalani dengan serius,” ungkap Fathir kepada berita.depok.go.id, Selasa (21/04/26)
Selama kurang lebih delapan bulan di Kota Depok, Fathir telah mempersiapkan diri dengan belajar bahasa Jepang serta berbagai pelatihan teknis sebagai bekal bekerja di negeri sakura. Ia akan menjalani magang di bidang konstruksi, sektor yang menuntut ketelitian dan ketahanan fisik.
Baginya, Jepang bukan sekadar tujuan, melainkan pilihan yang sudah ia tetapkan sejak awal. Kemajuan teknologi dan suasana negara yang dinilai aman menjadi alasan utama.
“Jepang itu teknologinya maju dan negaranya cukup damai untuk hidup. Itu yang membuat saya yakin memilih ke sana,” katanya.
Sementara itu, Widya Nur pemuda asal Kecamatan Sukmajaya tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bahagianya saat mengetahui dirinya diterima. Ia menyebut kesempatan ini sebagai mimpi yang telah ia bangun sejak duduk di bangku SMK.
“Saya sangat senang dan bersyukur, karena magang ke Jepang memang sudah jadi mimpi saya dari dulu,” ujarnya.
Di Jepang nanti, Widya Nur akan bekerja di bidang pengolahan makanan di rumah sakit. Selama enam bulan ia telah menjalani pelatihan intensif di training center, mulai dari bahasa Jepang, pemahaman budaya, hingga pembentukan disiplin hidup.
“Bukan cuma bahasa, tapi juga diajarkan bagaimana beradaptasi dengan budaya dan kehidupan di sana,” jelasnya.
Widya Nur berharap, pengalaman yang akan ia dapatkan di Jepang tidak hanya bermanfaat bagi dirinya, tetapi juga bisa dibagikan kepada orang lain ketika kembali ke Indonesia.
“Semoga pengalaman ini bisa berguna, bukan hanya untuk saya, tapi juga untuk orang lain nantinya,” tuturnya.
Keduanya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Depok, khususnya Dinas Tenaga Kerja yang telah memfasilitasi program ini dan membantu mereka meraih mimpi.
Fathir pun mengajak para pemuda lainnya untuk tidak ragu mencari peluang serupa.
“Buat teman-teman, bisa cari informasi lewat IG Disnaker atau dari surat AK1. Semoga makin banyak anak muda Depok yang bisa ikut program ini,” ajaknya.
Senada dengan itu, Widya Nur turut memberikan semangat kepada generasi muda lainnya.
“Terus semangat menggapai mimpi masing-masing,” tandasnya.(JD 10/ED 02)
