Kuota haji Kota Depok tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan, mencapai sekitar 2.631 jemaah.
Di tengah isu geopolitik yang menghangat di kawasan Timur Tengah, pemerintah memastikan penyelenggaraan ibadah haji 2026 tetap berjalan dengan mengutamakan aspek keamanan jamaah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus mematangkan persiapan pemberangkatan calon jemaah haji (calhaj) musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Depok mulai mengoperasikan berbagai layanan terkait haji dan umrah di kantor barunya yang berlokasi di Ratujaya, Kecamatan Cipayung, usai diresmikan Wali Kota Depok, Supian Suri, Senin (09/02/26).
Pemerintah Kota Depok berencana mengoptimalkan fungsi Masjid Agung yang berada dekat Terminal Jatijajar dengan menghadirkan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Depok.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berencana menghadirkan Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Depok di kawasan Masjid Agung yang berada dekat dengan Terminal Jatijajar.
Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Depok mengimbau para calon jamaah haji agar segera mempersiapkan kelengkapan administrasi dan melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Sebanyak 59 calon petugas haji mengikuti seleksi tahap 2 Calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan Kloter Tingkat Kota Depok tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Gedung IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal) Kota Depok, Depok, GDC pada Kamis (04/12/25) pagi.
Layanan penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia memasuki era baru sejak Presiden Prabowo Subianto melantik Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) sebagai Menteri Haji dan Umrah dan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri pada 8 September 2025 di Istana Merdeka.