Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

News Pemerintahan
Operasi Keselamatan Jaya 2026, Satlantas Polres Metro Depok Fokus Tindak Pelanggaran Melawan Arus
JD10 - berita depok

54
Rabu, 4 Feb 2026, 15:26 WIB

Petugas Satlantas Polres Depok saat menindak salah satu pengendara motor yang melanggar lalu lintas. (Foto : Dokumentasi narasumber)

berita.depok.go.id - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Depok melaksanakan Operasi Keselamatan Jaya 2026 dengan menyasar sejumlah ruas jalan protokol di wilayah hukum Polres Metro Depok. Salah satu titik yang menjadi fokus kegiatan operasi tersebut ialah Jalan Margonda Raya.

Operasi Keselamatan Jaya 2026 digelar sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di Kota Depok.

Kepala Unit (Kanit) Turjawali Satlantas Polres Metro Depok, AKP Elni Fitri, mengatakan salah satu pelanggaran yang menjadi perhatian utama dalam operasi kali ini adalah melawan arus. Praktik tersebut masih kerap ditemukan di sejumlah ruas jalan dan berpotensi besar menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Pelanggaran melawan arus menjadi salah satu fokus penindakan kami, khususnya di lokasi-lokasi yang sering ditemukan pelanggaran dan berisiko menimbulkan kecelakaan,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Rabu (04/02/26).

Selain melawan arus, Operasi Keselamatan Jaya 2026 juga menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas lainnya. Di antaranya melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm standar, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong, serta penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai ketentuan, termasuk TNKB palsu maupun TNKB instansi atau kementerian.

AKP Elni Fitri menjelaskan, dalam pelaksanaannya operasi ini mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Komposisi kegiatan terdiri dari 40 persen kegiatan preemtif berupa sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, 40 persen kegiatan preventif melalui penggelaran personel di titik rawan kecelakaan dan pelanggaran, serta penegakan hukum sebagai langkah terakhir.

Ia menegaskan, keberhasilan Operasi Keselamatan Jaya 2026 tidak diukur dari banyaknya penindakan, melainkan dari kemampuan bersama dalam mencegah pelanggaran serta menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Tolak ukur keberhasilan operasi ini bukan berapa banyak penindakan yang dilakukan, tetapi seberapa besar upaya bersama dalam mencegah pelanggaran dan korban akibat kecelakaan lalu lintas,” tegasnya. (JD10/ED02)


Apa reaksi anda?
0
0
0
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK