Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) untuk siswa harus terus digencarkan di sekolah. Sebagai penunjang hal tersebut, sekolah diminta menyediakan sarana prasarana (sarpras) penunjang, seperti wastafel atau tempat cuci tangan yang dilengkapi sabun.
Wakil I Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Etty Maryati Salim mengatakan, Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat penting diterapkan sejak dini.
Ketersediaan sarana prasarana (sarpras) sekolah penunjang program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sudah cukup baik di SMPN 14 Depok di Kelurahan Duren Seribu.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Depok Manto mengatakan, pelaksanaan Gebyar Germas Goes to School yang digelar serentak di 11 sekolah oleh pemerintah efektif dalam membudayakan hidup bersih dan sehat melalui cuci tangan pakai sabun (CTPS).
Kepala Sekolah SMPN 9 Depok Paeran mengapresiasi atas terselenggaranya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Go To School.
99 Persen Siswa SMPN 9 Depok Sudah Divaksin
Camat Sukmajaya, Fery Birowo mengapresiasi Pelaksanaan Gebyar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Goes to School di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) SDN 05 Sukmajaya.
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengingatkan kepada pelajar SD Negeri Depok 1 untuk rajin menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Wali Kota Depok, Mohammad Idris membuka kegiatan Gebyar Germas Goes to School yang digelar serentak di 11 sekolah untuk membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tengah melakukan percepatan verifikasi terhadap data titik kerusakan rumah terdampak angin puting beliung yang terjadi pada 21 September 2021 lalu.