Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Instalasi Pengolahan Limbah Terpadu (IPLT) Kota Depok, Andri Kabisat, menyampaikan realisasi retribusi IPLT Tahun 2025 berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.
Hanggar Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Beji di Jalan Jawa, Kelurahan/Kecamatan Beji, telah rampung direvitalisasi dan siap difungsikan. Pembangunan hanggar ini terealisasi 100 persen melalui pendanaan Corporate Social Responsibility (CSR) dari World Wide Fund for Nature (WWF).
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyiapkan markas baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pembangunan gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang akan berdiri di area belakang Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kota Depok.Ketua Dekranasda Kota Depok, Siti Barkah Hasanah, yang akrab disapa Cing Ikah, mengatakan gedung Dekranasda yang baru akan lebih representatif dengan bangunan dua lantai. Selain difungsikan sebagai kantor, gedung ini juga akan digunakan sebagai ruang pamer dan workshop kerajinan tangan.“Mohon doanya, tahun 2026 gedung Dekranasda akan pindah ke belakang Perpustakaan. Gedungnya dua lantai dan posisinya representatif, sehingga memudahkan warga Depok untuk berkunjung,” ujarnya usai rapat kerja Dekranasda Kota Depok di Aula BJB Lantai 2, Senin (26/01/26).Pembangunan gedung Dekranasda akan dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Langkah ini menjadi bukti dukungan Pemkot Depok dalam menyediakan fasilitas terbaik untuk kemajuan pengrajin dan pelaku UMKM lokal.Cing Ikah menambahkan, hadirnya gedung yang lebih berkualitas diharapkan dapat mendorong semangat pelaku usaha meningkatkan kualitas produk serta keterampilannya. Gedung dua lantai ini juga dirancang dengan konsep modern dan menarik, khususnya untuk menarik minat generasi muda agar lebih mengenal dan mencintai kekayaan budaya serta seni bangsa Indonesia.“Kita siapkan workshop untuk pelatihan yang bisa dikunjungi anak sekolah. Harapannya, pada 2026 pasar kita bukan hanya emak-emak, tapi anak-anak muda yang hebat,” tandasnya. (MGG Dinda/JD 05/ED 02)
Kinerja aparatur Kelurahan Beji Timur patut diapresiasi. Serapan anggaran Tahun 2025 tercatat berada di atas 95 persen atau mencapai 98,71 persen. Capaian tersebut mencerminkan pengelolaan anggaran yang efektif, optimal, dan tepat sasaran.
Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) memastikan adanya pelanggaran dalam pembangunan bangunan di atas badan air Situ Tujuh Muara, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.
Wali Kota Depok, Supian Suri bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melakukan pembongkaran bangunan yang berdiri di atas badan air Situ Tujuh Muara, Kecamatan Sawangan, Minggu (25/01/26).
Wali Kota Depok, Supian Suri, meninjau langsung kondisi Jembatan Juara di Taman Alun-alun dan Hutan Kota Wilayah Barat (Taman Albar) yang saat ini mengalami kerusakan dan akses nya ditutup sementara pada Sabtu (24/01/26).
Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Beji Timur menjadi momentum untuk memperkuat perencanaan kegiatan di tingkat RW, khususnya dalam pemanfaatan anggaran berbasis dana RW sebesar Rp300 juta. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring, Jumat (23/01/26).
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok bergerak cepat (gercep) menangani longsor yang terjadi di Villa Pertiwi RW 15, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Jumat (23/01/26). Usai menerima laporan pada pagi hari, DPUPR langsung menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) ke lokasi kejadian, disusul penurunan alat berat pada sore harinya.
Wali Kota Depok, Supian Suri turun langsung meninjau lokasi longsor dan turap jebol yang terjadi di Perumahan Villa Pertiwi RW 15, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Jumat (23/01/26).