Tim Maung ASRI atau Manusia Unggul, Aman, Sehat, Resik, dan Indah Kota Depok terus beraksi menjaga ketertiban dan kenyamanan ruang publik di Kota Depok.
Wali Kota Depok, Supian Suri, mendorong setiap Rukun Warga (RW) di Kota Depok untuk mulai mengelola sampah secara mandiri di tingkat lingkungan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban sampah yang selama ini dibuang ke TPA Cipayung.
Kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) tingkat Kota Depok kembali digelar. Kali ini, Wali Kota Depok, Supian Suri, menghadiri Tarling di Masjid Raya Cinere, Jumat (06/03/2026) malam.
Kasus suspek campak di Indonesia masih tercatat cukup tinggi. Kondisi tersebut membuat masyarakat, termasuk di Kota Depok, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular tersebut.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok Agus Marzuki menerima kunjungan Wali Kota Depok, Supian Suri di Kantor BPS Kota Depok, Jumat (06/03/26).
Sampel pangan takjil yang diuji oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bogor di Jalan Merdeka, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, dinyatakan negatif dari bahan berbahaya.
Kasus campak baru-baru ini mengalami peningkatan di beberapa kabupaten/kota di Indonesia.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok bekerja sama dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bogor melaksanakan Kegiatan Pengawasan Takjil Ramadan di Sentra Penjualan Takjil Jalan Merdeka Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu (04/03/26).
Mengisi semarak bulan suci Ramadan dengan kegiatan berbagi, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro (Polrestro) Depok memberikan santunan kepada 20 anak yatim dari Yayasan Cahaya Yatim Al Ikhlas, Cilodong, Kota Depok, Kamis (05/03/26).
Pemerintah Kecamatan Sawangan menggelar Musyawarah Kelurahan (Muskel) bersama unsur masyarakat guna meluruskan polemik yang terjadi belakangan ini, khususnya terkait penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan oleh pemerintah pusat.Camat Sawangan, Anwar Nasihin mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat mengenai mekanisme pendataan terbaru melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi acuan dalam penyaluran berbagai bantuan sosial.“Kami memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait Kartu Indonesia Sehat (KIS), PBI, serta pembaruan data sosial agar dapat dipahami dengan baik oleh warga,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Jumat (06/03/26).Kegiatan ini dilaksanakan menyusul terbitnya surat Kementerian Sosial Republik Indonesia Nomor 396/3.3/DI.14/2/2026 tertanggal 25 Februari 2026 tentang Musyawarah Kelurahan pasca pencanangan ground check Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).Dalam pelaksanaannya, Kecamatan Sawangan menggandeng Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Puskesmas sebagai narasumber. Peserta yang hadir terdiri dari unsur Ketua RT dan RW, kader Posyandu, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh masyarakat, serta unsur lainnya.Melalui kegiatan tersebut, Anwar berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang komprehensif terkait kebijakan terbaru mengenai bantuan iuran jaminan kesehatan, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah warga.“Kami ingin semua pihak memahami prosesnya. Jika ada warga yang KIS-nya tidak aktif atau terjadi perubahan data, masyarakat sudah mengetahui alur penjelasannya,” jelasnya.Musyawarah Kelurahan ini akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh wilayah Kecamatan Sawangan, yakni Kelurahan Bedahan (04/03), Pasir Putih (05/03), Pengasinan (06/03), Sawangan (10/03), Cinangka (11/03), Sawangan Baru (12/03), dan Kedaung (13/03). (JD 05/ED 02)