Hujan yang mengguyur Kota Depok akhir-akhir ini menyebabkan banjir dan longsor dibeberapa titik. Berbagai upaya telah dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, salah satunya dengan membersihkan saluran yang tersumbat sampah.
Meski dalam masa cuti bersama dan libur Idulfitri, Satuan Tugas (Satgas) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok tetap siaga selama 24 jam. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir dan longsor di sejumlah wilayah.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan, banjir, dan longsor. Imbauan tersebut disampaikan menyusul intensitas hujan ringan hingga lebat yang melanda sebagian besar wilayah Kota Depok sepanjang hari.
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah meninjau langsung lokasi pondasi rumah yang berdiri di atas saluran air di Perumahan Rafles Hills, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Selasa (16/12/25) sore.
Lurah Cimpaeun, Mujahidin, meninjau wilayah RW 12 yang sempat terdampak banjir akibat hujan deras beberapa waktu lalu, Rabu (01/10/25).
Wali Kota Depok, Supian Suri bersama Kepala Perangkat Daerah meninjau sejumlah titik banjir di kawasan Jalan Margonda pada Sabtu (30/08/25) pagi.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok mengingatkan masyarakat untuk mengurus rekomendasi teknis (rekomtek) peil banjir sebelum melakukan pembangunan, baik gedung, rumah sakit, apartemen, maupun bangunan lainnya. Peil banjir merupakan pengaturan ketinggian minimal lantai bangunan untuk mencegah banjir sekaligus mengatur aliran limpasan air.
Wakil Wali Kota (Wawalkot) Depok, Chandra Rahmansyah, meninjau empat titik saluran air yang terdapat bangunan mengganggu aliran air di Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Rabu (13/08/25).
Wilayah RW 04 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan kerap mengalami banjir akibat luapan dari Kali Pesanggrahan. Beberapa rumah yang sering terdampak di RT 03 RW 04 diusulkan untuk direlokasi.
Wali Kota Depok, Supian Suri, meninjau langsung lokasi banjir yang terjadi di RW 12, Kelurahan Pondok Petir, Senin (11/08/25). Banjir yang merendam sembilan RT ini disebabkan oleh jebolnya turap, sehingga air meluap ke permukiman warga.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Depok mengerahkan sejumlah pasukan untuk membersihkan sisa-sisa banjir yang melanda wilayah RW 12 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Senin (11/08/25).
Wali Kota Depok, Supian Suri bersama Camat Bojongsari, Rijal Farhan, Lurah Pondok Petir, Rengga Nugraha Rojali, dan perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) meninjau lokasi banjir di wilayah RW 12 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari pada Senin (11/08/25) siang.
Tinggi Muka Air (TMA) Bendung Katulampa pada Senin (11/8/2025) sekira pukul 12.00 WIB tercatat berada di level normal, yaitu 20 cm.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berupaya menanggulangi permasalahan banjir secara sistematis dan menyeluruh.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pembangunan Daerah (Bappeda) melakukan koordinasi dan penguatan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta (DKJ), untuk mengatasi masalah banjir yang kerap melanda sejumlah titik di Kota Depok.