Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

News Pemerintahan
Sespimmen Dikreg 66 Gelar FGD di Polres Metro Depok, Bahas Strategi Tangani Tawuran Pelajar
JD10 - berita depok

51
Jumat, 13 Feb 2026, 13:23 WIB

Suasana FGD Aktualisasi Kepemimpinan Sespimmen Dikreg ke-66 yang digelar di Polres Metro Depok. (Foto : Diskominfo)

berita.depok.go.id - Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kota Depok, Mohammad Fitriawan menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Aktualisasi Kepemimpinan Sespimmen Dikreg ke-66 yang digelar di Polres Metro Depok, Jumat (13/02/26).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pendidikan para calon perwira yang tengah mengikuti Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri. Dalam forum ini, para peserta membahas strategi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Depok, khususnya terkait tawuran pelajar dan pemuda.

Mohammad Fitriawan menjelaskan, kegiatan ini menjadi ruang diskusi sekaligus penelitian bagi para calon perwira untuk memetakan kondisi sosial di lapangan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan para calon perwira yang sedang melakukan penelitian terkait upaya menciptakan kondisi yang aman di Kota Depok, khususnya dalam menangani masalah tawuran pelajar dan pemuda,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, usai kegiatan tersebut.

Menurutnya, dalam diskusi tersebut dibahas berbagai kondisi aktual serta solusi yang dapat diterapkan secara konkret. Salah satu fokus pembahasan adalah langkah strategis untuk menciptakan Kota Depok yang aman dan nyaman.

Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah mengidentifikasi wilayah-wilayah yang selama ini menjadi titik rawan tawuran. Wilayah tersebut nantinya akan dipetakan dan diupayakan menjadi zona bebas tawuran.

“Pertama, akan dilakukan identifikasi titik-titik yang selama ini menjadi lokasi tawuran. Ke depan, wilayah tersebut akan diupayakan menjadi zona bebas tawuran,” jelasnya.

Selain itu, para peserta juga menggagas penyusunan buku saku penanganan tawuran pelajar. Buku tersebut akan memuat panduan langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi tawuran, termasuk informasi kontak pihak terkait yang dapat segera dihubungi.

“Kedua, akan dibuat buku saku yang berisi panduan jika terjadi tawuran pelajar, seperti harus menghubungi siapa, nomor kontaknya, serta langkah cepat yang perlu dilakukan,” tambahnya.

Ia menegaskan, dinamika sosial di Kota Depok yang cukup tinggi memerlukan sinergi seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Tidak hanya pemerintah dan aparat kepolisian, tetapi juga organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, sekolah, serta masyarakat.

“Kota Depok memiliki dinamika sosial yang tinggi. Karena itu, diperlukan peran semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan, khususnya terkait masalah pemuda dan pelajar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi dan membina anak. Menurutnya, orang tua memiliki peran utama dalam membentuk karakter serta mengarahkan anak pada aktivitas positif.

“Yang paling penting adalah keluarga. Orang tua harus ikut mengawasi aktivitas putra-putrinya karena keluarga adalah pihak yang paling dekat dengan anak,” tuturnya.

Ia berharap, orang tua dapat lebih aktif mendampingi anak, mendorong mereka fokus pada pendidikan serta pengembangan diri, baik melalui olahraga maupun prestasi lainnya, sehingga terhindar dari pergaulan negatif.

“Guru hanya bersama anak di sekolah dalam waktu terbatas. Selebihnya anak bersama keluarga. Karena itu, orang tua harus hadir untuk mendampingi, membina, dan mendidik agar anak tumbuh menjadi pribadi yang baik dan berprestasi,” tutupnya. (JD 10/ED 02)


Apa reaksi anda?
0
0
0
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK