berita.depok.go.id - Masa kepemimpinan Siti Salbiah di Pengadilan Agama Depok resmi berakhir. Setelah mendapat amanah baru sebagai Ketua Pengadilan Agama Jakarta Selatan terhitung mulai 20 Mei 2026, ia berpamitan dengan keluarga besar Pengadilan Agama Depok dalam acara pisah sambut yang digelar di Aula Serbaguna Ruang Sidang Pengadilan Agama Depok, Jumat (26/06/26).
Perpisahan tersebut tak hanya menjadi penanda berakhirnya masa jabatan, tetapi juga menjadi momen refleksi atas berbagai pembenahan dan capaian yang berhasil diwujudkan selama memimpin Pengadilan Agama Depok.
Dalam sambutannya, Siti Salbiah atau yang kerap disapa Hj. Salbiah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh hakim, aparatur, pegawai, instansi vertikal, perangkat daerah, serta mitra kerja yang telah mendukung pelaksanaan tugas dan program kerja selama dirinya bertugas di Kota Depok.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh hakim dan pegawai Pengadilan Agama Depok serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugas dan program kerja selama saya bertugas di Kota Depok,” ujarnya kepada berita.depok.go.id usai kegiatan.
Pada kesempatan itu, Hj. Salbiah juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama mengemban amanah sebagai Ketua Pengadilan Agama Depok terdapat kekhilafan, baik dalam perkataan maupun perbuatan.
Selama memimpin, Hj. Salbiah memfokuskan berbagai pembenahan pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai garda terdepan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Selain pembenahan sistem pelayanan, ia juga mendorong perubahan pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) seluruh aparatur pengadilan. Menurutnya, aparatur pengadilan harus bertransformasi dari budaya ingin dilayani menjadi budaya melayani, dengan tetap menjunjung tinggi integritas, kejujuran, profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas.
“Melalui pembenahan ini saya menanamkan perubahan pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) kepada seluruh aparatur pengadilan, dari budaya ingin dilayani menjadi budaya melayani. Selain itu, kami juga memperkuat nilai-nilai integritas dan kejujuran sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.
Upaya tersebut membuahkan hasil yang membanggakan. Selama masa kepemimpinannya, Pengadilan Agama Depok berhasil meraih 28 penghargaan, terdiri atas tiga penghargaan tingkat nasional, 23 penghargaan tingkat Provinsi Jawa Barat, dan dua penghargaan tingkat Kota Depok.
Menurut Hj. Salbiah, seluruh penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Depok yang memiliki komitmen sama untuk menghadirkan pelayanan peradilan yang profesional dan berintegritas.
Dirinya berharap fondasi pelayanan yang telah dibangun dapat terus dipertahankan dan dikembangkan di bawah kepemimpinan yang baru, sehingga Pengadilan Agama Depok semakin dipercaya masyarakat sebagai lembaga peradilan yang memberikan pelayanan prima.
Acara pisah sambut berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran hakim serta pegawai Pengadilan Agama Depok, instansi vertikal, perangkat daerah, hingga mitra kerja Pengadilan Agama Depok. Jabatan Ketua Pengadilan Agama Depok selanjutnya resmi diemban Abdul Majid yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Jakarta Timur.
Penulis : Muhammad Fajar R
Editor : Retno Yulianti
