berita.depok.go.id - Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras meminta masyarakat memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan saat mudik Lebaran.
Imbauan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan Tarawih Keliling di Masjid Jami Assamaruddin, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, Senin (09/03/26).
Ia mengatakan, menjelang momen Lebaran biasanya banyak warga yang pulang ke kampung halaman. Karena itu, masyarakat diminta mengecek kembali kondisi rumah serta sistem pengamanannya sebelum bepergian.
“Sebentar lagi kita akan memasuki momen Lebaran dan mungkin banyak warga yang akan mudik. Saya mengingatkan agar dicek kembali kondisi rumah dan sistem pengamanannya sebelum ditinggalkan,” ujarnya kepada para jamaah.
Ia menjelaskan, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan lingkungan. Sebab jumlah personel kepolisian tidak sebanding dengan jumlah penduduk di Kota Depok.
“Kalau kita hanya mengandalkan petugas tentu tidak cukup. Jumlah masyarakat Kota Depok lebih dari dua juta jiwa sementara anggota kami sekitar 1.500 personel. Karena itu keamanan harus menjadi tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.
Menurutnya, menjaga keamanan lingkungan dapat dilakukan dengan meningkatkan kepedulian antarwarga serta memperkuat kerja sama di tingkat lingkungan seperti RT dan RW.
“Kita rawat dan jaga lingkungan kita masing-masing sehingga kondusivitas di Kota Depok dapat terus terpelihara,” kata Kombes Pol Abdul Waras.
Selain itu, dirinya juga mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan serta aktivitas anak-anak, khususnya remaja dan pelajar di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Ia menilai kemajuan teknologi memang memberikan kemudahan bagi masyarakat, namun juga memiliki potensi dampak negatif jika tidak digunakan secara bijak.
“Teknologi saat ini memang memudahkan kita tetapi ada sisi negatifnya jika tidak digunakan dengan baik. Hal ini bisa berdampak buruk pada anak-anak kita,” ungkapnya.
Karena itu, Kombes Pol Abdul Waras mengajak para orang tua untuk lebih peduli terhadap apa yang dilihat dan dibaca oleh anak-anak mereka, terutama melalui gadget dan media sosial.
“Apa yang mereka baca, apa yang mereka lihat, ini harus menjadi perhatian kita. Jangan sampai karena orang tua ingin menonton atau tidak ingin diganggu, akhirnya anak diberikan gadget tanpa pengawasan,” tegasnya.
“Saya mengajak bapak dan ibu sekalian untuk memperhatikan anak-anak kita, apa yang mereka tonton dan apa yang mereka lihat, baik melalui media sosial maupun teknologi lainnya,” tutupnya. (JD10/ED02)
