Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

News Pemerintahan
Gerak Cepat, Damkar Depok Padamkan Sejumlah Kebakaran dalam Empat Hari
JD10 - berita depok

52
Senin, 23 Feb 2026, 12:37 WIB

Petugas Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok saat memadamkan api di Bakso Malang Bloming, Gang H. Maruf IV, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya. (Foto : Dokumentasi narasumber)

berita.depok.go.id - Gerak cepat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok dalam menangani kebakaran kembali terlihat. Dalam kurun waktu empat hari, 20–23 Februari 2026, sejumlah peristiwa kebakaran berhasil ditangani tanpa menimbulkan korban jiwa.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Djoko Setiono mengatakan, respons cepat petugas menjadi kunci utama dalam mencegah api meluas serta meminimalisir kerugian.

“Setiap laporan yang masuk langsung kami tindak lanjuti dengan pengerahan unit terdekat. Seluruh kejadian dapat dikendalikan dengan baik dan tidak ada korban jiwa,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Senin (23/02/26).

Ia menjelaskan, peristiwa pertama terjadi pada Jumat (20/02) pukul 03.54 WIB di ruko Bakso Malang Bloming, Gang H. Ma’ruf IV, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik yang menghanguskan bangunan seluas kurang lebih 40 meter persegi.

“Petugas dari Pos Merdeka mengerahkan satu unit pompa 1.000 liter dan satu unit 3.500 liter dengan lima personel. Api berhasil dikendalikan pada pukul 04.26 WIB, dengan estimasi kerugian sekitar Rp15 juta,” jelasnya.

Peristiwa kedua terjadi pada Sabtu (21/02) pukul 10.40 WIB di ruang kabel PT Esta Dana Ventura, Ruko D’Mall Nomor 88, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji. Area yang terbakar seluas 2x2 meter.

“Tim dari Pos Wali mengerahkan satu unit mobil pompa 3.500 liter dengan enam personel. Selain memadamkan api, petugas juga berhasil menyelamatkan 10 orang dari lokasi kejadian. Api berhasil dikendalikan pada pukul 11.05 WIB, dan kerugian masih dalam pendataan,” tuturnya.

Kebakaran ketiga terjadi pada Minggu (22/02) pukul 08.28 WIB di rumah tinggal di Komplek Perumahan Poin Mas Blok E5/18, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas. Api berasal dari kebocoran selang tabung gas yang membakar area dapur seluas sekitar 2x3 meter dari total luas bangunan 60 meter persegi.

“Petugas UPT Cipayung yang terdiri dari tiga personel berhasil mengendalikan api pada pukul 09.05 WIB tanpa adanya korban jiwa,” tambahnya.

Selanjutnya, kebakaran kembali terjadi pada Senin (23/02/26) pukul 03.30 WIB di Jalan M. Yusuf IV Nomor 41, RT 008 RW 002, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya. Api diduga akibat korsleting listrik yang membakar area sekitar 100 meter persegi.

“Tim gabungan dari Mako dan Pos Merdeka mengerahkan tiga unit mobil pompa dengan total sembilan personel. Api berhasil dikendalikan pada pukul 04.30 WIB dengan taksiran kerugian sekitar Rp100 juta,” ungkapnya.

Djoko mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik dan kebocoran tabung gas.

“Kami mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan selang dan regulator tabung gas dalam kondisi baik, serta tidak ragu melapor apabila terjadi keadaan darurat agar penanganan bisa segera dilakukan,” tandasnya. (JD10/ED 02)


Apa reaksi anda?
0
0
0
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK