berita.depok.go.id - Polres Metro Depok menggelar tasyakuran dan doa bersama dalam rangka menempati gedung sementara di Zamzam Tower, Jalan Margonda Raya Nomor 12, Kecamatan Pancoran Mas, Rabu (11/02/26). Kegiatan tersebut menandai dimulainya operasional pelayanan kepolisian di lokasi baru yang berjarak sekitar 500 meter dari kantor lama.
Pemindahan sebagian fungsi pelayanan dilakukan guna menjaga keberlangsungan layanan kepada masyarakat selama proses pembangunan gedung baru Polres Metro Depok berlangsung.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, mengatakan, kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar agar proses transisi berjalan lancar dan pelayanan tetap optimal.
“Pada hari ini kami jajaran Polres Metro Depok melaksanakan doa bersama dalam rangka penggunaan fasilitas di Tower Zamzam untuk pelayanan sementara selama proses pembangunan gedung Polres Metro Depok,” ujarnya kepada berita.depok.go.id.
Menurutnya, doa bersama dan tasyakuran tersebut menjadi simbol harapan agar pembangunan gedung baru serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan.
“Kami menyadari sebagai manusia memiliki keterbatasan. Karena itu, kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar diberikan kelancaran dan kemudahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Depok,” kata Kombes Pol Abdul Waras.
Ia juga menginformasikan kepada masyarakat bahwa untuk sementara waktu pelayanan Polres Metro Depok berpindah ke Tower Zamzam.
“Kami informasikan kepada masyarakat, khususnya warga Kota Depok yang memerlukan pelayanan di Polres Metro Depok, untuk sementara layanan kami berpindah ke Tower Zamzam,” jelasnya.
Kombes Pol Abdul Waras menambahkan, pembangunan gedung baru Polres Metro Depok diproyeksikan selesai dalam kurun waktu satu tahun.
“Insya Allah proses pembangunan dilaksanakan dalam waktu satu tahun. Kami berharap pada akhir tahun nanti sudah dapat menempati gedung baru yang disiapkan oleh pemerintah kota,” ungkapnya.
Sejak hari pertama pemindahan, sejumlah layanan utama telah mulai beroperasi di Tower Zamzam, di antaranya pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
“Mulai hari ini pelayanan sudah kami laksanakan di sini, antara lain pelayanan SKCK dan SPKT,” tuturnya.
Selain itu, pelayanan di bidang Reserse Kriminal (Reskrim) juga telah berjalan di lokasi sementara tersebut. Sementara pelayanan lalu lintas masih dalam tahap penyesuaian dan untuk sementara tetap dilaksanakan di gedung lama.
“Untuk pelayanan lalu lintas masih dalam proses dan sementara tetap dilaksanakan di gedung lama. Namun ke depan akan menyusul dan menyesuaikan,” tambahnya.
Terkait fasilitas penahanan, Abdul Waras menegaskan Tower Zamzam hanya difungsikan sebagai pusat pelayanan administrasi dan pemeriksaan.
“Untuk tahanan kami titipkan di Polsek karena di sini tidak tersedia fasilitas. Jadi lokasi ini difokuskan untuk pelayanan seperti SKCK, SPKT, dan pemeriksaan Reskrim,” tegasnya. (JD 10/ED 02)
