Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Hartono, bersama Danramil 01/Pancoran Mas, Mayor Infanteri (Inf.) Supriyanto, menegaskan komitmennya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan pergantian tahun baru 2026 di wilayah hukum mereka.
Camat Sawangan, Anwar Nasihin, mengimbau warga untuk merayakan malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 dengan cara sederhana, hangat, dan aman bersama keluarga di rumah.
Ratusan personel TNI dari Kodim 0508/Depok dikerahkan untuk mengamankan malam pergantian tahun baru 2026, memastikan perayaan di Kota Depok berjalan aman dan kondusif, Rabu (31/12/25).
Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi Digital (Infokomdigi) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, Andre Anjarkasih S, mengajak masyarakat mengisi malam pergantian tahun 2025 ke 2026 dengan kegiatan yang lebih bermakna melalui muhasabah dan introspeksi diri.
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Cinere akan menggelar Istigosah dan Doa Bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 Masehi. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh jamaah dan dijadwalkan berlangsung pada Rabu (31/12/25) pukul 19.00 WIB di Pondok Qur’an Nurrahman, Kecamatan Cinere.
Malam pergantian tahun menjadi momen berkesan bagi anak-anak karena bisa berkumpul dengan keluarga maupun teman. Namun, pengawasan orang tua tetap penting agar anak-anak tidak melakukan hal-hal yang melanggar norma atau membahayakan diri.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok, Edi Masturo, mengimbau masyarakat Kota Depok untuk mengutamakan keselamatan dan meningkatkan rasa empati saat menyambut Tahun Baru 2026.Ia secara khusus mengajak warga Kota Depok, terutama di Kecamatan Pancoran Mas, untuk tidak menyalakan petasan pada malam pergantian tahun. Menurutnya, penggunaan petasan memiliki banyak dampak negatif dan berpotensi menimbulkan musibah.“Petasan risikonya besar. Anak-anak sering bermain tanpa pengawasan, kemudian petasan bisa jatuh ke rumah warga dan menyebabkan kebakaran. Ini tentu sangat berbahaya,” ujarnya, Selasa (30/12/25).Selain aspek keselamatan, Edi Masturo juga menekankan pentingnya menumbuhkan empati dan kepedulian sosial terhadap sesama. Ia mengajak masyarakat untuk mendoakan serta menunjukkan solidaritas kepada saudara-saudara di Aceh, Sumatera, dan wilayah lain di Indonesia yang saat ini tengah dilanda bencana.“Yang terpenting bagi kita saat ini adalah meningkatkan rasa empati kepada saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah. Mari kita sambut tahun baru dengan keprihatinan dan kepedulian,” tuturnya.Dirinya menambahkan, Kota Depok saat ini berada dalam kondisi aman dan kondusif. Oleh karena itu, perayaan Tahun Baru 2026 sebaiknya dilakukan secara sederhana, tertib, dan tidak berlebihan.Di akhir imbauannya, Edi Masturo atas nama pribadi dan Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok menyampaikan ucapan selamat menyambut Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat.“Semoga di tahun 2026, kondisi menjadi jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, serta membawa keberkahan dan keselamatan bagi kita semua,” tandasnya. (JD 05/ED 02)
Wali Kota Depok, Supian Suri, mengimbau warga Kota Depok agar merayakan pergantian Tahun Baru 2026 secara sederhana dan tidak berlebihan.
Langit malam di sekitar Lapangan Balai Kota Depok berubah menjadi kanvas berwarna-warni pada Selasa malam (31/12).