Wali Kota Depok, Supian Suri, mendapat dukungan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Pradi Supriatna, usai dinobatkan sebagai Bapak Madrasah oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia. Penobatan tersebut berlangsung bersamaan dengan peresmian Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Pancoran Mas, Rabu (21/01/26).
Wakil Menteri Agama Republik Indonesia (Wamenag RI) Romo Muhammad Syafi’i mengapresiasi komitmen Wali Kota Depok Supian Suri dalam mendukung pengembangan pendidikan madrasah di Kota Depok. Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri peresmian Gedung Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Pancoran Mas di Jalan Caringin, Gang Jagal, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Rabu (21/01/26).
Wali Kota Depok, Supian Suri meresmikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Pancoran Mas yang berlokasi di Jalan Caringin Gang Jagal, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Rabu (21/01/26).
Pembangunan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) yang berlokasi di Ex Rumah Pemotongan Hewan Kelurahan Rangkapan Jaya sudah dimulai. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menargetkan proyek pembangunan ini rampung November 2025.
Wali Kota Depok, Supian Suri, didampingi Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Edi Masturo, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Depok Nina Suzana, kepala perangkat daerah, camat, dan lurah meninjau sejumlah lokasi pembangunan infrastruktur serta calon lahan sarana prasarana (sarpras) di Kecamatan Pancoran Mas (Panmas), Selasa (29/07/25).
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok, Enjat Mujiat, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Kota Depok akan memiliki tambahan empat madrasah negeri baru.
Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok menargetkan pembangunan gedung baru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di lahan eks Rumah Potong Hewan (RPH) Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, rampung pada Oktober 2025.
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Depok tahun ini sudah mulai membuka pembelajaran untuk angkatan pertama. Sebanyak tiga kelas dibuka untuk tahun ajaran 2024-2025 dengan jumlah 81 siswa.