Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, umat Hindu Tempek Kelapadua, Kota Depok, melaksanakan rangkaian persembahyangan dengan penuh khidmat dan antusias, Rabu (18/03/26).
Ratusan umat Hindu dengan penuh semangat dan antusias mengikuti pawai ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Kegiatan tersebut digelar di kawasan Pura Cikeas, Rabu (18/03/26) sore.
Menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026, warga Banjar Purna Widya melaksanakan kegiatan Saka Bhoga Sevanam dengan membagikan 400 nasi kotak kepada masyarakat yang melintas di depan Pura Dalem Prajapati Purna Pralina, Kelapa Dua, Kecamatan Cimanggis, Minggu (01/03/26).Kegiatan sosial keagamaan ini juga digelar di area Bumi Perkemahan (Buperta) Cibubur, di mana Pura Widya Dharma Cibubur menjadi salah satu bangunan suci yang memancarkan nilai-nilai kebaikan dari para pengemponnya, yaitu warga Banjar Purna Widya.Ketua Banjar Purna Widya, I Nyoman Gede Agus Asrama, menyampaikan terima kasih kepada seluruh umat dan donatur yang telah mendukung kegiatan ngayah selama rangkaian Nyepi Tahun Baru Saka 1948.“Kami menghaturkan terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah berpunia serta mendukung penuh kegiatan ini. Astungkara, pelaksanaan Saka Bhoga Sevanam berjalan dengan baik dan lancar atas doa dan dukungan semuanya. Pemberian ini dilakukan dengan hati tulus tanpa mengharap balasan,” ujarnya dalam rilis yang diterima berita.depok.go.id, Rabu (04/03/26).Ia menjelaskan, dalam ajaran Hindu memberi dikenal dengan istilah dāna, yakni pemberian yang dilakukan tanpa pamrih dan tepat sasaran kepada yang membutuhkan. Dalam Bhagavad Gita, hal ini disebut sāttvika dāna, yakni pemberian yang dilandasi kemurnian hati (sattva).Nilai ketulusan tersebut juga sejalan dengan ajaran Sarasamuccaya, yang menekankan pentingnya kebajikan, welas asih, dan pengendalian diri. Memberi bukan semata soal materi, melainkan kemurnian niat dan kesadaran spiritual bahwa seluruh makhluk adalah satu keluarga besar (Vasudhaiva Kutumbakam).“Pada intinya, memberi dengan hati tulus ikhlas adalah wujud nyata dharma. Bukan besar kecilnya yang dinilai, tetapi kemurnian hati saat memberi. Bahkan pemberian kecil yang disertai cinta kasih memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi,” jelasnya.Kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Masyarakat yang melintas antusias menerima pembagian nasi kotak. Momentum ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan semangat berbagi menjelang Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.“Saat kita memberi dengan tulus, bukan hanya orang lain yang menerima manfaat, tetapi jiwa kita juga dimurnikan dan ditinggikan,” tandasnya. (JD 05/ED 02)
Wali Kota Depok, Supian Suri menghadiri acara gelar seni, budaya dan sastra menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947/2025, sekaligus Hari Jadi ke-27 Pura Tribhuana Agung, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (28/03/25).
Ribuan Umat Hindu di Kota Depok hari ini serentak melaksanakan Catur Brata Penyepian, yakni ritual yang dilakukan setiap Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka.
Wali Kota Depok, Supian Suri melepas Pawai Budaya dan Parade Ogoh-ogoh yang dimulai dari Halaman Pura Prajapati Purna Pralina menuju Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Kecamatan Cimanggis, Jumat (28/03/25).
Wali Kota Depok, Supian Suri memberikan ucapan kepada seluruh Umat Hindu di Kota Depok yang tengah memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947/2025.
Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947, Umat Hindu di Kota Depok menggelar Pawai Budaya Ogoh-ogoh, di Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Jumat (28/03/25).
berita.depok.go.id - Jelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1946, umat Hindu di Kota Depok menggelar serangkaian upacara keagamaan. Salah satunya, di Pura Tribuana Agung, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya yang melaksanakan Upacara Tawur Kesanga.