berita.depok.go.id - Seluruh fraksi di DPRD Kota Depok menyatakan persetujuannya untuk melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Depok Tahun Anggaran 2025 ke tahap berikutnya. Persetujuan tersebut disampaikan dalam pandangan umum fraksi pada Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Senin (22/06/26).
Selain menyetujui pembahasan Raperda, masing-masing fraksi juga menyampaikan sejumlah masukan dan catatan konstruktif kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, khususnya terkait optimalisasi pendapatan daerah dan pengelolaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan apresiasi atas dukungan dan masukan yang diberikan DPRD. Menurutnya, seluruh catatan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Masukan terkait SiLPA dan potensi peningkatan pendapatan menjadi catatan penting. Ini sudah saya sampaikan langsung kepada Sekda, para asisten, staf ahli, dan seluruh kepala perangkat daerah agar benar-benar mencermati evaluasi ini demi kebaikan Kota Depok,” ujarnya.
Supian Suri mengatakan, pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan capaian pendapatan daerah sekaligus mengoptimalkan penyerapan anggaran agar besaran SiLPA dapat ditekan dan lebih banyak program pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Ia juga memastikan berbagai program strategis yang menjadi perhatian DPRD telah mulai direalisasikan. Salah satunya program Sekolah Rumah Kreatif Anak Istimewa yang sudah berjalan pada tahun ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan layanan pendidikan yang inklusif.
Di bidang infrastruktur, Pemkot Depok terus melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kemacetan melalui pembangunan dan peningkatan kualitas jalan. Sejumlah proyek strategis bahkan telah memasuki tahap pelaksanaan.
“Tidak ada istilah hanya wacana. Semua sudah mulai dikerjakan dan ini baru memasuki tahun kedua masa berjalan,” tegasnya.
Menurut Supian Suri, peningkatan kualitas jalan dilakukan di sejumlah titik, termasuk Jalan Cinere Raya dan Jalan Tapos. Selain itu, pelebaran Jalan Raya Cipayung juga tengah berjalan untuk mendukung rencana pembukaan akses tol lanjutan yang menghubungkan Sawangan dan Bogor.
Pemkot Depok juga telah mengusulkan penambahan akses keluar (exit toll) di wilayah Depok guna mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya warga Sawangan dan Cipayung.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pengelola tol agar ada exit toll di wilayah Depok. Ini penting agar masyarakat tidak perlu keluar jauh hingga Bojonggede dan kembali lagi,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan arus kendaraan di masa mendatang, pemerintah daerah turut menyiapkan dukungan infrastruktur berupa pelebaran jalan di kawasan Tanah Merah yang terhubung ke Jalan Garuda dan Jalan Muhidin hingga Jembatan Serong.
Supian Suri berharap sinergi antara DPRD dan Pemkot Depok terus terjalin dengan baik dalam mengawal pembangunan daerah. Dengan dukungan seluruh pihak, berbagai persoalan strategis seperti kemacetan, peningkatan infrastruktur, dan pelayanan publik dapat diselesaikan secara bertahap.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis berbagai harapan masyarakat dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan,” tandasnya.
Penulis : Janet Swastika
Editor : Retno Yulianti
