berita.depok.go.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok menyiapkan pelatihan lanjutan bagi Tim Maung ASRI (Manusia Unggul, Aman, Sehat, Resik, dan Indah) Kota Depok guna meningkatkan kemampuan pertolongan pertama di lapangan. Rencana tersebut disampaikan setelah 25 anggota Tim Maung mengikuti pelatihan dasar Pertolongan Pertama (PP) dan menerima sertifikat, Rabu (17/06) kemarin.
Kepala Markas PMI Kota Depok, Imron Maulana, mengatakan, pelatihan yang diberikan merupakan tahap dasar sehingga masih banyak materi yang perlu diperdalam melalui pelatihan lanjutan.
“Ini kan hanya pelatihan dasar saja dan baru delapan jam. Idealnya untuk materi pertolongan pertama itu 120 jam. Jadi, nanti akan kami tingkatkan dan ada pelatihan lanjutan,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Kamis (18/06/26).
Ia menjelaskan, materi yang diberikan dalam pelatihan dasar meliputi penanganan luka, patah tulang, pertolongan hidup dasar serta evakuasi. Sementara sejumlah materi lain seperti penanganan trauma, aspek medis lanjutan, dan teknik evakuasi yang lebih kompleks belum sempat disampaikan.
Selain mendapatkan materi teori, peserta juga mengikuti praktik langsung penanganan korban di berbagai kondisi darurat.
“Peserta melakukan praktik penanganan luka, gangguan jantung, serta pernapasan buatan. Ini menjadi bentuk kolaborasi yang penting karena potensi kejadian tidak terduga di lapangan bisa terjadi kapan saja,” ungkapnya.
Menurut Imron, kemampuan dasar pertolongan pertama sangat dibutuhkan Tim Maung yang sehari-hari bertugas di lapangan. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan mampu memberikan respons awal saat terjadi insiden sebelum bantuan medis lanjutan datang.
“Mudah-mudahan Tim Maung yang bekerja di lapangan memiliki kemampuan untuk melakukan pertolongan pertama jika terjadi insiden. Ini juga menjadi bentuk perlindungan dan keselamatan bagi diri sendiri maupun orang lain,” tandasnya.
Penulis: Vidyanita
Editor: Retno Yulianti
