berita.depok.go.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memperkuat upaya menjaga kebersihan lingkungan melalui program Operasi Bersih (Opsih). Kali ini, kegiatan dipusatkan di kawasan Fly Over Universitas Indonesia (UI), Kelurahan Pondok Cina.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Mohammad Fitriawan, Asisten Administrasi Umum, Nina Suzana, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Reni Siti Nuraeni.
Selain melakukan aksi bersih-bersih sampah di sekitar fly over, rombongan juga meninjau sejumlah titik yang masih ditemukan tumpukan sampah untuk menentukan langkah penanganan ke depan.
“Jadi kegiatan hari ini sebetulnya adalah satu rangkaian kegiatan rutin yang kami lakukan dalam upaya menjaga kebersihan. Tujuannya agar semua bisa menginternalisasi bahwa kebersihan menjadi tanggung jawab moral kita bersama,” kata Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni kepada berita.depok.go.id usai kegiatan, Jumat (26/06/26).
Reni menjelaskan, saat ini Pemkot Depok menggerakkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melaksanakan Operasi Bersih sesuai wilayah yang telah menjadi lokus pembinaan masing-masing perangkat daerah.
Menurutnya, setiap perangkat daerah memiliki tanggung jawab melakukan pembinaan terhadap dua kelurahan. Pembinaan tersebut tidak hanya berupa kegiatan bersih-bersih, tetapi juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kondisi kebersihan lingkungan.
“Setiap perangkat daerah kami programkan memiliki dua wilayah binaan kelurahan. Kepala OPD bersama jajarannya bertugas melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja kelurahan terkait kebersihan, sekaligus memberikan masukan agar pengelolaan lingkungan menjadi lebih baik,” jelasnya.
Selain itu, perangkat daerah juga diharapkan mampu mendorong kecamatan dan kelurahan untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.
“Harapannya gerakan ini menjadi semakin masif sehingga pemerintah, masyarakat, dan seluruh stakeholder dapat bergerak bersama menjaga lingkungan yang bersih dan nyaman,” tambahnya.
Dalam peninjauan kali ini, pihaknya juga menemukan sejumlah titik yang memerlukan penataan lebih lanjut, termasuk lokasi yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah.
Reni mengatakan, penanganan terhadap lokasi tersebut akan dilakukan secara bertahap melalui pendekatan persuasif kepada pemilik lahan serta koordinasi lintas perangkat daerah.
“Kalau untuk titik yang menjadi tempat pembuangan sampah tentu akan terus dilakukan pengangkutan secara rutin. Selanjutnya kami akan melakukan pendekatan persuasif kepada pemilik lahan yang saat ini dimanfaatkan sebagai lokasi pembuangan sampah,” katanya.
Tak hanya itu, beberapa lokasi hasil pemantauan juga akan ditata agar memiliki fungsi yang lebih baik bagi lingkungan maupun masyarakat.
“Ada beberapa lokasi yang kemungkinan akan kami tata dan tertibkan supaya lebih indah, bahkan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Untuk itu akan kami jadwalkan koordinasi lintas perangkat daerah agar penanganannya lebih terintegrasi,” tutupnya.
Penulis : Muhammad Fajar R
Editor : Retno Yulianti
