berita.depok.go.id - Pengurus Cabang (Pengcab) Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Depok menggelar latihan bersama dan uji tanding (try in) lintas daerah yang diikuti 130 atlet, Minggu (21/06/26).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Rakyat, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas tersebut menghadirkan atlet Tarung Derajat dari DKI Jakarta, Kota dan Kabupaten Bekasi, serta Tangerang. Try in menjadi bagian dari program pembinaan atlet guna meningkatkan kemampuan teknik, fisik, dan mental bertanding.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Herry Suprianto, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, latihan bersama dan uji tanding lintas daerah menjadi sarana efektif untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus menambah pengalaman bertanding.
“Try in seperti ini menjadi sarana yang sangat baik bagi atlet untuk mengasah kemampuan teknis maupun mental. Dengan bertemu atlet dari berbagai daerah, mereka dapat mengetahui perkembangan yang telah dicapai serta hal-hal yang masih perlu ditingkatkan,” ujarnya.
Herry menambahkan, KONI Kota Depok terus mendorong seluruh cabang olahraga menghadirkan program pembinaan berkelanjutan guna melahirkan atlet berprestasi di tingkat regional maupun nasional.
Ketua Harian Pengcab Kodrat Kota Depok, Herliana Maharani, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah evaluasi hasil latihan sekaligus mempererat hubungan antar atlet dan pengurus dari berbagai daerah.
“Melalui try in ini, atlet mendapatkan pengalaman bertanding yang lebih kompetitif. Tidak hanya menguji teknik dan fisik, tetapi juga membangun kepercayaan diri serta mental juang,” jelasnya.
Menurut Herliana, kehadiran atlet dari DKI Jakarta, Bekasi, dan Tangerang memberikan tantangan positif bagi atlet Kota Depok untuk terus meningkatkan kemampuan dan daya saing.
Di tempat yang sama, Pelatih Utama Kodrat Kota Depok, Dede Gempar, menyebut latih tanding merupakan bagian penting dalam proses pematangan atlet sebelum menghadapi berbagai kejuaraan.
“Dari kegiatan ini, kami dapat melihat kesiapan atlet secara menyeluruh, mulai dari teknik, strategi, kondisi fisik hingga mental. Hasil evaluasi akan menjadi bahan perbaikan program latihan ke depan,” ungkapnya.
Dede menjelaskan, menghadapi lawan dengan karakter dan gaya bertanding yang berbeda membuat atlet dituntut mampu beradaptasi dengan cepat serta mengambil keputusan secara tepat di arena pertandingan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari RS Eka Hospital Depok. Kehadiran pihak rumah sakit menjadi wujud sinergi antara dunia olahraga dan layanan kesehatan dalam mendukung terciptanya atlet yang sehat, bugar, dan berprestasi.
Penulis : Janet Swastika
Editor : Retno Yulianti
