berita.depok.go.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) selama pelaksanaan rekonstruksi Jalan Enggram dan Jalan Pemuda di Kecamatan Sawangan. Pengaturan tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan keselamatan pengguna jalan selama proyek berlangsung.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Depok, Ari Manggala, mengatakan, ruas Jalan Enggram–Jalan Pemuda untuk sementara tidak dapat dilintasi kendaraan yang melintas dari maupun menuju Bojongsari selama pekerjaan konstruksi berjalan.
“Pengendara dari arah Bojongsari yang akan menuju Simpang Parung Bingung, Jalan Raya Margonda maupun Meruyung tidak dapat melintasi Jalan Enggram–Jalan Pemuda. Kami arahkan melalui Jalan Raya Muchtar,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Kamis (18/06/26).
Menurut Ari, pengendara dari arah Simpang Parung Bingung menuju Bojongsari juga tidak dapat menggunakan ruas Jalan Enggram–Jalan Pemuda dan harus mengikuti jalur pengalihan yang telah disiapkan melalui Jalan Raya Muchtar.
Sementara itu, warga yang berada di sekitar lokasi pekerjaan masih dapat mengakses wilayah setempat melalui jalur alternatif.
“Kendaraan dari sekitar area rekonstruksi dapat melalui Jalan Jati untuk menuju Jalan Raya Muchtar,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, Dishub Kota Depok bersama pihak kepolisian melakukan pengaturan arus kendaraan di sejumlah titik strategis yang terdampak rekayasa lalu lintas.
Ari mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu-rambu sementara dan mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari kemacetan serta menjaga keselamatan selama masa pekerjaan berlangsung.
“Pekerjaan berlangsung mulai 8 Juni hingga 6 Desember 2026,” tutupnya.
Penulis: Janet Swastika
Editor: Retno Yulianti
