Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

News Pemerintahan
Tujuh Armada Damkar Depok Padamkan Kebakaran Kios dan Lapak di Kampung Lio, Pancoran Mas
JD10 - berita depok

53
Senin, 15 Jun 2026, 13:44 WIB

Petugas Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok memadaman api yang membakar deretan kios dan lapak usaha di Jalan Kampung Lio RT 06, Jalan Baru Plenongan Nomor 88, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Minggu (14/06/26). (Foto: dokumentasi narasumber)

berita.depok.go.id - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok mengerahkan tujuh unit armada dan 23 personel untuk memadamkan kebakaran yang melanda deretan kios dan lapak usaha di Jalan Kampung Lio RT 06, Jalan Baru Plenongan Nomor 88, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Minggu (14/06/26).

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Djoko Setiono, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 17.15 WIB. Tim pemadam langsung bergerak dan tiba di lokasi pada pukul 17.22 WIB atau sekitar tujuh menit setelah laporan masuk.

“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan armada dan personel terdekat untuk melakukan penanganan. Respons cepat menjadi kunci agar api tidak semakin meluas,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Senin (15/06/26).

Kebakaran terjadi di area seluas sekitar 500 meter persegi yang berisi sejumlah kios dan lapak usaha. Objek terdampak meliputi kios laundry, lapak rongsok, bengkel motor, bengkel cutting sticker, konter pulsa, warung kopi, hingga kios burung dara.

Untuk mempercepat proses pemadaman, Damkar Depok mengerahkan dua unit armada dari Mako Damkar, dua unit dari UPT Cipayung, serta masing-masing satu unit dari Pos Wali Kota, Pos Merdeka, dan UPT Cimanggis.

“Selain armada, sebanyak 23 personel gabungan juga diterjunkan ke lokasi. Mereka terdiri atas enam personel Pos Wali Kota, tiga personel Pos Merdeka, lima personel Mako Damkar, tiga personel UPT Cimanggis, dan enam personel UPT Cipayung,” jelasnya.

Djoko menjelaskan, petugas fokus melakukan pemadaman sekaligus melokalisasi titik api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi yang cukup padat.

“Personel bekerja secara terpadu untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan. Upaya ini penting untuk mencegah munculnya titik api baru yang dapat memicu kebakaran susulan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pendataan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu kios laundry. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

“Diduga akibat korsleting listrik, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Penulis : Muhammad Fajar R

Editor : Retno Yulianti


Apa reaksi anda?
0
0
0
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK