berita.depok.go.id - Puluhan siswa SDN Parung Bingung 1 mengikuti kunjungan edukatif ke Perpustakaan Kota Depok, Rabu (03/06/26). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran sekolah untuk menumbuhkan minat baca sekaligus mengenalkan berbagai koleksi buku dan fasilitas perpustakaan kepada siswa sejak dini.
Guru SDN Parung Bingung 1, Monika Nanda F, mengatakan, kunjungan tersebut telah dijadwalkan oleh pihak sekolah dan mendapat sambutan antusias dari para siswa. Selain memperluas wawasan, kegiatan ini juga mendukung proses pembelajaran di kelas, khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia yang saat ini membahas cerita fabel.
“Anak-anak sangat antusias sekali dengan kunjungan ini. Kebetulan materi Bahasa Indonesia mereka sedang membahas tentang fabel. Mereka juga penasaran ingin mengetahui apa saja yang ada di perpustakaan, apakah ada buku cerita, buku sejarah, dan berbagai koleksi lainnya,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, di sela kegiatan.
Setibanya di Perpustakaan Kota Depok, para siswa terlebih dahulu mengikuti sesi pemutaran cerita di ruang audio visual. Kegiatan tersebut menjadi pengantar sebelum mereka mendapatkan penjelasan dari petugas mengenai tata tertib serta berbagai layanan yang tersedia di perpustakaan.
Usai mengikuti pengarahan, para siswa diajak menjelajahi area perpustakaan dan memilih buku sesuai minat masing-masing. Mereka kemudian membaca buku pilihan dan membuat ringkasan sebagai bagian dari aktivitas pembelajaran.
“Setelah menonton dan mendapatkan penjelasan dari petugas, anak-anak langsung memilih buku di lantai dua. Mereka sangat senang dan bersemangat mencari buku yang mereka sukai,” jelas Monika.
Kunjungan tersebut diikuti oleh siswa kelas 2D yang berjumlah 28 orang. Pihak sekolah menerapkan sistem kunjungan secara bergiliran agar kegiatan berlangsung lebih efektif dan nyaman bagi seluruh peserta.
“Sebelumnya sudah ada kelas 2C yang berkunjung. Hari ini giliran kelas 2D. Jadi memang dilakukan secara bergantian,” katanya.
Menurut Monika, kunjungan ke perpustakaan menjadi salah satu upaya untuk membangun budaya literasi sejak usia dini. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kegiatan membaca buku tetap perlu ditanamkan agar anak-anak memiliki kebiasaan belajar dan mencari informasi melalui berbagai sumber bacaan.
“Harapannya anak-anak menjadi senang membaca dan gemar membaca. Di era digital sekarang, banyak anak yang lebih tertarik bermain gim. Mudah-mudahan dengan adanya Perpustakaan Kota Depok beserta berbagai programnya, semangat membaca anak-anak bisa semakin meningkat,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi fasilitas dan layanan yang tersedia di Perpustakaan Kota Depok. Menurutnya, kenyamanan ruang baca serta kelengkapan koleksi buku menjadi nilai tambah yang mendukung kegiatan belajar siswa.
“Ruangannya sangat nyaman, pelayanannya juga bagus. Pilihan bukunya sangat beragam, mulai dari buku fabel, sejarah, hingga ensiklopedia. Anak-anak bisa menemukan banyak hal yang sesuai dengan rasa ingin tahu mereka. Menurut saya koleksinya sangat lengkap,” tutupnya.
Penulis: Muhammad Fajar R
Editor: Retno Yulianti
