berita.depok.go.id - Aparatur dan Pemangku kepentingan (Stakeholder) di Kelurahan Sawangan menyambut baik program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yakni dana kelurahan berbasis RW Rp300 Juta.
Sebagaimana diketahui program dana RW tersebut akan mulai bergulir tahun ini.
Tujuannya adalah agar pembangunan yang dilaksanakan pemerintah merata sampai ke tingkat terkecil atau lingkungan.
"Kami sangat menyambut baik dan siap melaksanakan kegiatan pembangunan fisik dan non fisik melalui Dana RW Rp300 juta," ujar Lurah Sawangan, Fahrudin Ali Ahmad kepada berita.depok.go.id, Sabtu (31/01/26).
Melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) seluruh stakeholder di Kelurahan Sawangan membuat kesepakatan program perencanaan yang akan dilakukan pada tahun 2027.
Lurah Are sapaan akrabnya meyakini, selama lima tahun ke depan melalui program Dana RW pembangunan di 11 RW akan merata.
Tidak akan ada kecemburuan sosial, karena semuanya pasti akan mendapatkan alokasi anggaran.
Terdapat menu wajib (mandatory) dan menu pilihan yang harus dilaksanakan menggunakan dana RW tersebut.
Di antaranya wisata keberagaman, operasional posyandu, program kampung iklim, dan lain sebagainya.
"Usulan pembangunan didominasi juga pembangunan Posyandu, pada form usulan, dengan ukuran bangunan berkisar antara 30 hingga 50 meter persegi. Untuk anggarannya menyesuaikan dengan luas bangunan yang diusulkan,” ungkap Lurah Are.
Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan drainase serta pengadaan gerobak motor (Germo).
Dia menilai, semua usulan yang dipilih warga dapat memenuhi kebutuhan sesuai wilayah, apalagi mendukung kebersihan lingkungan.
Dalam pelaksanaan realisasi kegiatan, Ketua RW sebagai kelompok masyarakat (Pokmas) akan dapat bimbingan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) 2 yang tak lain adalah Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan serta Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Pelayanan.
“Masing-masing akan menangani dan memprioritaskan kebutuhan di wilayah RW sesuai hasil Musrenbang,” jelasnya.
“Kami yakin program unggulan Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota ini dapat optimal,” tandas Lurah Are. (JD 05/ED 01).
