berita.depok.go.id - Menyambut Hari Raya Iduladha, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kelurahan Kukusan mengadakan Pelatihan Fiqih Qurban dan Juru Sembelih Hewan Qurban yang diikuti 35 peserta. Peserta berasal dari unsur pengurus NU, pengurus masjid dan musholla, pemuda, hingga masyarakat umum.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Fathul Hidayah Kukusan pada Minggu (17/05/26) pagi.
Ketua panitia sekaligus Ketua Tanfidziyah Ranting NU Kukusan, Ustadz Idham Cholid mengatakan, pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang fiqih qurban sekaligus membekali peserta dengan keterampilan teknis penyembelihan hewan sesuai syariat Islam.
Menurutnya, kegiatan tersebut penting karena masih banyak praktik penyembelihan hewan qurban di masyarakat yang belum sepenuhnya sesuai dengan kaidah fiqih dan prinsip kesejahteraan hewan.
“Kami ingin para petugas qurban di Kukusan tidak hanya mampu menyembelih, tetapi juga paham ilmunya, paham adabnya, dan paham syariatnya,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Senin (18/05/26).
Dalam kegiatan itu hadir narasumber Ustadz Mardjuki, S.Ag., M.H. dan Ustadz Abdul Muhyi, M.Pd.I. Keduanya menegaskan penyembelihan bukan sekadar memotong hewan, melainkan bagian dari ibadah yang memiliki nilai pahala besar jika dilakukan dengan benar.
Ketelitian, ketenangan, serta niat ibadah menjadi kunci utama dalam proses penyembelihan hewan qurban.
Materi pelatihan meliputi fiqih qurban, syarat dan ketentuan hewan qurban, adab penyembelihan, teknik penggunaan pisau yang tepat, posisi hewan yang benar, hingga praktik langsung penyembelihan sesuai tuntunan syariat.
Peserta juga mendapat kesempatan bertanya dan berdiskusi terkait berbagai persoalan yang sering muncul saat pelaksanaan qurban di lapangan.
Salah satu peserta dari Musholla Sa’adatudarrain Kukusan, Hanafi, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan tersebut.
“Selama ini kami hanya belajar dari kebiasaan, tapi di sini kami jadi tahu dalil, tata cara yang benar, dan teknik yang lebih baik,” tandasnya. (JD09/ED 02)
