berita.depok.go.id - Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) yang telah digelontorkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) memberikan manfaat yang besar bagi stabilitas perekonomian warga Kota Depok.
Tepat pekan ketiga Ramadan 1447 Hijriah lalu, sebanyak 1.386 paket sembako bersubsidi kualitas premium habis terjual dibeli oleh masyarakat berpenghasilan rendah di Kecamatan Pancoran Mas dan Bojongsari.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, Widyati Riyandani menjelaskan, OPADI merupakan bagian dari program intervensi pemerintah dalam upaya pengendalian harga kebutuhan pokok di berbagai daerah, termasuk Kota Depok.
“Biasanya kebutuhan pangan masyarakat meningkat menjelang Idulfitri, otomatis cost belanja juga naik. Oleh karena itu pemerintah hadirkan OPADI memberikan kemudahan belanja dengan harga yang terjangkau,” jelasnya kepada berita.depok.go.id, Jumat (20/03/26).
Setiap paket OPADI terdiri atas 3 kilogram beras premium, 1 liter minyak goreng premium, 1 kilogram tepung terigu, dan 1 kilogram gula pasir.
Nilai paket tersebut mencapai Rp96.700, namun Pemerintah Provinsi Jabar mensubsidi sebesar Rp56.700 sehingga masyarakat hanya perlu membayar Rp40.000 per paket.
“Penyaluran ke masyarakatnya dengan sistem by order jadi perangkat kelurahan yang mengakomodir penjualan, agar masyarakat tidak terlalu jauh juga belinya harus ke kantor kecamatan,” ujar Widyati.
Sementara itu, warga RT 01 RW 013 Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, Sukarto mengaku sangat bersyukur dengan adanya program OPADI sehingga bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan kualitas premium.
“Terima kasih kepada Pak Gubernur dan Pak Wali Kota program OPADI sangat memudahkan kami, bisa belanja bahan pokok dengan harga murah,” ujarnya.
“Mudah-mudahan program ini terus berlanjut karena kami sangat terbantu,” tandasnya. (JD 05/ED 01)
