Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

News Other Pemerintahan Kesra Kesehatan Ekonomi
Rakor SPPG se-Tapos: Isu Limbah hingga Penguatan UMKM Lokal Jadi Bahasan
JD09 - berita depok

1695
Kamis, 21 Mei 2026, 13:16 WIB

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah memberikan arahan pada Rakor SPPG se-Kecamatan Tapos di Aula Kecamatan Tapos, Kamis (21/05/26). (Foto : Diskominfo Depok).

berita.depok.go.id - Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Tapos digelar di Aula Kecamatan Tapos, Kamis (21/05/26). 

Kegiatan ini menjadi forum penguatan sinergi antar pengelola SPPG dan berbagai pihak dalam mendukung pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, forum koordinasi seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi, menyatukan langkah, serta membangun kolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Depok dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan ini. Forum seperti ini sangat penting untuk memperkuat komunikasi, menyatukan langkah, serta membangun sinergi dalam mendukung pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat Kota Depok, khususnya Kecamatan Tapos,” ujarnya.

Chandra menyebut, saat ini jumlah SPPG di wilayah Kecamatan Tapos telah mencapai 31 titik.

Ia menilai capaian tersebut menunjukkan semangat bersama dalam meningkatkan pelayanan gizi yang sehat, aman, dan berkualitas bagi masyarakat.

Meski demikian, ia menegaskan keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah SPPG, tetapi juga kualitas pelayanan dan hubungan baik dengan lingkungan sekitar.

“Saya berharap seluruh pengelola dapur SPPG dapat terus meningkatkan komunikasi dan kerja sama dengan lingkungan sekitar, baik dengan lembaga maupun perorangan, sehingga keberadaan SPPG benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Chandra juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas unsur.

Salah satunya melalui kerja sama dengan TP PKK kelurahan dalam penanganan limbah minyak jelantah dan edukasi pengelolaan lingkungan.

Selain itu, ia mendorong kerja sama dengan Koperasi Merah Putih dalam penyediaan lauk-pauk, sayuran, sembako, dan kebutuhan lainnya agar program SPPG turut memperkuat perekonomian masyarakat lokal.

“Kerja sama ini penting agar program yang berjalan juga mampu mendukung dan menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan agar pengelolaan limbah dapur menjadi perhatian serius seluruh pengelola SPPG. 

Menurutnya, program pelayanan gizi jangan sampai menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

“Pengolahan limbah harus dilakukan secara tertib, bersih, dan bertanggung jawab. Kebersihan dapur, sanitasi, serta pengelolaan sisa makanan dan minyak bekas harus menjadi perhatian utama demi menjaga kesehatan dan kenyamanan lingkungan sekitar,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Chandra mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mendukung keberhasilan program SPPG di Kecamatan Tapos.

“Mari kita jadikan kegiatan ini bukan hanya sebagai rapat koordinasi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya.

Penulis : Zaid A

Editor : Yanu


Apa reaksi anda?
0
0
0
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK