Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

News Berbudaya Lebaran Depok
Nyuci Perabotan, Tradisi Tempo Dulu yang Kembali Dihidupkan di Lebaran Depok
JD 02 - berita depok

55
Rabu, 6 Mei 2026, 12:02 WIB

Wadon KOOD saat nyuci perabotan pada kegiatan Lebaran Depok Tahun 2026. (Foto: JD 01/Diskominfo Depok).

berita.depok.go.id - Tradisi Nyuci Perabotan perlahan mulai jarang ditemui di tengah masyarakat Betawi Depok. 

Padahal, tradisi tersebut dahulu menjadi kebiasaan warga saat menyambut Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. 

Untuk melestarikan sekaligus mengenalkan kembali tradisi itu kepada generasi muda, Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD) Berbudaya kembali mengangkat tradisi Nyuci Perabotan dalam rangkaian Lebaran Depok 2026. 

Ketua KOOD Berbudaya Ahmad Dahlan mengatakan, tradisi Nyuci Perabotan bukan sekadar membersihkan alat rumah tangga, tetapi memiliki filosofi mendalam tentang kebersihan diri dan hati.

“Bebersih perabot ini untuk menyambut tamu agung. Bebersih mencuci diri, itu makna dan filosofi dari bebersih perabotan,” ungkapnya saat kegiatan Nyuci Perabotan Lebaran Depok di Kali Alun-Alun Timur Grand Depok City (GDC), Rabu (06/05/26).

Menurut Baba Dahlan, sapaannya, tradisi tersebut menjadi pengingat bahwa manusia harus selalu menjaga kebersihan, kejujuran, dan keyakinan terhadap diri sendiri.

Dalam tradisi ini, lanjut Baba Dahlan, seluruh peralatan dapur mulai dari dandang, kuali tanah, panci, tempayan, gayung, kendi, teko hingga kukusan dibersihkan. 

Seluruh alat tersebut dibersihkan menggunakan bahan tradisional seperti serabut kelapa, daun bambu, dan abu gosok.

"Tradisi imi menjadi simbol bahwa yang dibersihkan bukan hanya jiwa manusia, tetapi juga lingkungan rumah dan seluruh perlengkapannya," jelasnya. 

Namun seiring perkembangan zaman, ungkap Baba Dahlan, tradisi turun-temurun ini perlahan mulai ditinggalkan dan jarang dilakukan masyarakat. 

Karena itu, KOOD Berbudaya menghidupkan kembali tradisi warga Depok tempo dulu agar tetap dikenal sebagai bagian dari identitas budaya Betawi Depok.

Dirinya berharap, tradisi Nyuci Perabotan dapat terus memberikan makna bagi masyarakat Kota Depok.

“Mudah-mudahan bisa bermakna untuk masyarakat Depok, baik semua warga yang masih menjalani tradisi ini maupun yang belum tahu agar dapat terus dilestarikan,” tutupnya. (JD 02/ED 01).


Apa reaksi anda?
0
0
0
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK