Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

Pendidikan
Mainology 2026, Inisiatif Mahasiswa UBSI Ajak Anak Kembali Bermain Tanpa Gadget
JD 08 - berita depok

16
Sabtu, 27 Jun 2026, 19:34 WIB

Kegiatan Mainology, program yang mengajak anak-anak kembali menikmati permainan tradisional dan aktivitas kreatif yang digagas Mahasiswa UBSI di Pesona Square, Sabtu (27/06/26). (Foto:Diskominfo)

berita.depok.go.id - Upaya mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan gawai (gadget) secara berlebihan terus dilakukan melalui berbagai pendekatan kreatif.

Salah satunya melalui Mainology 2026, sebuah program yang mengajak anak-anak kembali menikmati permainan tradisional dan aktivitas kreatif sebagai alternatif dari penggunaan gadget yang berlebihan.

Kegiatan yang dirancang oleh mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Margonda Kelas 6B Program Studi Ilmu Komunikasi ini digelar untuk mendorong interaksi sosial, meningkatkan kreativitas, serta menghidupkan kembali budaya bermain yang mulai tergeser oleh teknologi digital.

Project Manager Mainology 2026, Nurzahrah Fadhilah, mengatakan kegiatan ini berangkat dari keresahan. Saat ini, anak-anak tumbuh berdampingan dengan gadget dalam hampir seluruh aktivitas sehari-hari.

“Anak-anak sekarang tumbuh bersama gadget. Untuk makan menggunakan gadget, untuk menenangkan diri juga menggunakan gadget. Karena itu, kami ingin mengalihkan mereka ke aktivitas yang lebih kreatif, bukan melarang gadget secara total, tetapi menghadirkan alternatif kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat,” ujarnya dalam kegiatan Mainology Program Mahasiswa UBSI di Pesona Square, Sabtu (27/06/26).

Menurut Nurzahrah, kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas kreatif seperti string paper, painting coaster, pouch painting, dan pembuatan clay akrilik. Selain itu, para orang tua juga mendapatkan sesi talkshow dan mentoring mengenai pola pengasuhan anak di era digital.

“Kegiatan ini dipersiapkan selama tiga hingga empat bulan dengan melibatkan berbagai pihak untuk memastikan program berjalan optimal,” tambahnya.

Ia berharap Mainology dapat menjadi inspirasi bagi kampus maupun komunitas lainnya untuk menciptakan kegiatan serupa yang mendukung tumbuh kembang anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Semoga semakin banyak program seperti Mainology yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkreasi dan berinteraksi secara langsung. Tidak hanya anak-anak yang mendapatkan manfaat, tetapi orang tua juga bisa memperoleh wawasan baru melalui sesi mentoring dan talkshow yang kami hadirkan,” tutupnya.

Penulis: Vidyanita

Editor : Retno Yulianti


Apa reaksi anda?
0
0
0
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK