berita.depok.go.id - Peristiwa longsor terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muara Benda, Kampung Mampangan RW 09, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, pada Senin (23/03/26). Saat ini, penanganan terus dilakukan secara bertahap oleh warga bersama pihak kelurahan.
Lurah Kemirimuka, Bahrul Ulum, mengatakan pihaknya telah menerima laporan kejadian tersebut dan langsung melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
“Ya, betul. Saat ini penanganan sedang diupayakan bersama. Warga juga sudah melakukan langkah awal di lokasi,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Kamis (26/03/26).
Ia menjelaskan, penanganan difokuskan pada penguatan area terdampak, termasuk rencana pembangunan turap guna memperkuat struktur tanah di sekitar makam.
“Saat ini sudah dilakukan penanganan sementara agar kondisi tidak semakin meluas. Ke depan akan diupayakan penanganan lanjutan,” katanya.
Bahrul menambahkan, TPU Muara Benda merupakan lahan wakaf milik masyarakat, sehingga pengelolaannya berada di lingkungan warga setempat. Meski demikian, pihak kelurahan tetap melakukan pendampingan dan koordinasi untuk mendukung proses penanganan di lapangan.
Peristiwa longsor dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Depok dalam beberapa waktu terakhir, sehingga menyebabkan tanah di area makam, khususnya yang berada di pinggir saluran air, mengalami pergerakan.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah makam terdampak. Pengurus makam bersama warga setempat telah bergotong royong melakukan penanganan, termasuk evakuasi dan penataan kembali area makam.
Pihak kelurahan juga terus melakukan pendampingan serta koordinasi agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik dan kondisi lingkungan tetap aman.
“Harapannya, penanganan dapat berjalan lancar dan kondisi dapat kembali tertata dengan baik,” tutupnya. (JD 08/ED 02)
