berita.depok.go.id - Bulan suci Ramadan menjadi momentum terbaik bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan doa kepada Allah SWT.
Pengasuh Ponpes Asaadah Cipayung sekaligus Wakil Rais Syuriyah PCNU Depok, Muhamad Abdul Mujib, mengingatkan agar kaum muslimin tidak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut.
Menurutnya, selain memperbanyak puasa, salat, dan membaca Al-Quran, ada doa-doa penting yang sebaiknya tidak terlewatkan dibaca selama Ramadan.
“Kita jangan hanya fokus menahan lapar dan haus saja, tapi juga memperbanyak doa. Ramadan ini bulan yang penuh keberkahan, doa-doa sangat mustajab,” ujarnya kepada berita.depok.go.id.
Ia menyampaikan, setidaknya ada tiga hal utama yang perlu diminta kepada Allah SWT selama Ramadan, yakni ketenangan hidup, keberkahan rezeki, dan istiqomah dalam beribadah.
“Pertama, minta ketenangan hidup. Karena banyak orang hari ini punya harta, punya jabatan, tapi tidak tenang. Kedua, minta keberkahan rezeki. Bukan hanya banyaknya, tapi berkahnya. Ketiga, minta istiqomah dalam beribadah, agar semangat Ramadan ini tidak hilang setelah bulan suci berlalu,” jelasnya.
Berikut adalah potongan doa tersebut, yang merupakan doa permohonan kebaikan iman, ilmu, rezeki, dan perlindungan:
1. Potongan Pertama
اللهم انا نسألك ايمانا كاملا ويقينا صادقا وقلبا خاشعا ولسانا ذاكرا وعلما نافعا وعملا متقبلا ورزقا واسعا حلالا طيبا برحمتك يا ارحم الراحمين
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang sempurna, keyakinan yang jujur/benar, hati yang khusyuk, lidah yang selalu berzikir, ilmu yang bermanfaat, amal yang diterima, dan rezeki yang luas, halal, lagi baik. Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Penyayang di antara para penyayang".
2. Potongan Kedua
اللهم جملنا بالعافية والسلامة وحققنا بالتقوى والاستقامة واعذنا من موجبات الندامة ياارحم الراحمين
Artinya:
"Ya Allah, hiasilah kami dengan afiat (kesehatan/keselamatan) dan keselamatan, jadikanlah kami orang yang bertakwa dan istiqomah, dan lindungilah kami dari hal-hal yang menyebabkan penyesalan. Wahai Yang Maha Penyayang di antara para penyayang".
3. Penutup
وصلى الله على سيدنا محمد وعلى اله واصحابه اجمعين
Artinya:
"Dan semoga Allah melimpahkan rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarganya dan sahabatnya semua".
"Secara keseluruhan, doa ini adalah doa yang sangat komprehensif (doa جامع/jāmi') yang memohon kebaikan dunia dan akhirat, termasuk memohon iman yang mantap, perilaku yang baik, rezeki halal, serta perlindungan dari keburukan yang berujung penyesalan di akhirat," ungkap Muhamad Abdul Mujib.
Ia menambahkan, doa-doa tersebut bisa dipanjatkan setiap selesai salat fardu, saat berbuka puasa, maupun di waktu-waktu mustajab seperti sepertiga malam terakhir.
Menurutnya, Ramadan adalah momentum pembentukan karakter spiritual.
Jika diisi dengan doa dan ibadah yang sungguh-sungguh, maka dampaknya akan terasa dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan sampai Ramadan hanya menjadi rutinitas tahunan. Jadikan Ramadan sebagai titik balik untuk hidup yang lebih tenang, lebih berkah, dan lebih dekat kepada Allah,” pesannya.
Dengan memaksimalkan doa dan ibadah, diharapkan umat Islam dapat keluar dari Ramadan dalam keadaan lebih baik, baik secara spiritual maupun dalam menjalani kehidupan sosial di tengah masyarakat. (JD09/ED 01).
