Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

News Other
Hadiri Haul ke-31 Pendiri Pesantren Al-Hamidiyah, Wapres RI ke-13 Pesankan Tiga Hal Ini
JD09 - berita depok

159
Sabtu, 24 Jan 2026, 13:13 WIB

Pesantren Al-Hamidiyah menggelar Haul ke-31 Almagfurlah KH Achmad Sjaichu yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di halaman utama pesantren, Sabtu (24/01/26). (Foto : LTNU Depok).

berita.depok.go.id - Pesantren Al-Hamidiyah menggelar Haul ke-31 Almagfurlah KH Achmad Sjaichu yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di halaman utama pesantren, Sabtu (24/01/26).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Presiden RI ke-13 KH Ma’ruf Amin, para ulama, Forkopimda Kota Depok, serta ribuan jamaah dari berbagai daerah.

Acara tersebut mengangkat tema “Berdakwah dengan Hikmah: Dari Pesantren untuk Negeri”, sebagai refleksi keteladanan dakwah KH Achmad Sjaichu yang santun, berilmu, dan membumi.

Dalam tausiahnya, KH Ma’ruf Amin mengenang KH Achmad Sjaichu sebagai tokoh ulama besar yang memiliki peran strategis, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

 “Almagfurlah Kiai Sjaichu adalah tokoh besar. Pernah menjadi Ketua DPR-GR dan Ketua Konferensi Islam Asia Afrika. Namun yang terpenting, beliau adalah seorang santri. Santri itu bisa menjadi apa saja,” ujar KH Ma’ruf Amin.

KH Ma’ruf Amin menegaskan bahwa KH Achmad Sjaichu telah menyiapkan kader-kader penerus perjuangan dakwah melalui pendidikan pesantren.

“Beliau menyiapkan orang-orang yang paham agama untuk meneruskan perjuangan dakwahnya. Kalian para santri inilah penerusnya. Ulama wafat, ilmunya bisa ikut hilang jika tidak diwariskan dan dicari,” tegasnya.

Ia juga berpesan agar para santri tidak berkecil hati terhadap stigma masa depan santri.

 “Jangan takut dibilang santri masa depannya tidak jelas. Yang tidak jelas itu ente,” ucapnya disambut tawa jamaah.

Pada kesempatan tersebut, KH Ma’ruf Amin juga memaparkan tiga tugas utama ulama, yakni Misak Rabbani, Misak Wathani, dan Misak Insani.

Pertama, Misak Rabbani, yaitu tanggung jawab ulama untuk membimbing umat agar tetap berpegang teguh pada ajaran Allah SWT dan Rasul-Nya dengan pemahaman Islam yang moderat (wasathiyyah).

Kedua, Misak Wathani, yakni komitmen ulama dalam menjaga keutuhan bangsa, mencintai tanah air, serta merawat persatuan dan kerukunan nasional dalam bingkai NKRI.

Ketiga, Misak Insani, yaitu tanggung jawab ulama dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian bagi seluruh umat manusia sebagai wujud Islam rahmatan lil ‘alamin.

Sementara itu, pengasuh Pesantren Al-Hamidiyah, KH Oman Fathurahman menyampaikan bahwa tema haul mencerminkan cita-cita besar pesantren yang diwariskan oleh KH Achmad Sjaichu.

“Pesantren Al-Hamidiyah ingin melahirkan santri yang mampu mengajak kepada kebaikan dengan hikmah, pengetahuan, dan kebijaksanaan. Dari pesantren untuk negeri,” ujarnya.

Menurutnya, santri tidak hanya dituntut berilmu, tetapi juga memiliki kemampuan organisatoris, menjadi penggerak, serta pemberi inspirasi bagi masyarakat.

KH Oman juga mengapresiasi Yayasan Islam Al-Hamidiyah (YIA) yang telah mendukung penuh pelaksanaan haul.

 “Terima kasih kepada YIA. Saya menyaksikan langsung bagaimana panitia bekerja hingga larut malam. Semoga seluruh santri dan jamaah mendapatkan keberkahan dari haul ini,” tutupnya.

Putra Almagfurlah KH Achmad Sjaichu, Imam Susanto, menjelaskan bahwa tema haul merefleksikan keteladanan sang kiai dalam berdakwah secara santun, berilmu, dan membumi.

Ia mengungkapkan bahwa rangkaian Haul ke-31 telah diawali dengan berbagai kegiatan sosial, antara lain bakti sosial, donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Depok, sunatan massal bersama Baznas RI, serta santunan dhuafa melalui Lazis AHA.

Selain itu, digelar pula lomba internal, pembacaan manaqib, khataman Al-Qur’an, ziarah ke makam Almagfurlah, serta haflah tasyakur bil qolam bagi wali santri dan santri wisuda Juz 30.

 “Kami mohon doa agar Pesantren Al-Hamidiyah senantiasa istiqamah dalam mencetak generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah,” pungkasnya. (JD 09/ED0 01)


Apa reaksi anda?
0
0
1
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK