berita.depok.go.id - Selain kelelahan, mabuk udara menjadi salah satu kondisi yang perlu diantisipasi calon jamaah haji (CJH) selama perjalanan panjang hampir 10 jam di pesawat menuju Arab Saudi.
Kondisi ini dapat dipicu oleh perubahan tekanan udara di dalam kabin pesawat serta lamanya durasi penerbangan.
Sehingga berpotensi menimbulkan rasa mual, pusing, hingga tidak nyaman selama perjalanan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Devi Maryori menyampaikan pentingnya bagi CJH menjaga kondisi tubuh dan menghindari pemicu mabuk udara.
“Hindari menggunakan handphone secara berlebihan selama di pesawat, karena dapat memicu rasa mual,” tuturnya kepada berita.depok.go.id, Senin (27/04/26).
Tidak hanya itu, CJH juga diimbau untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air secukupnya selama perjalanan.
Kemudian, lanjut Devi, jika dimungkinkan dapat mengonsumsi obat anti mabuk sesuai untuk membantu mengurangi gejala yang timbul.
"Untuk mengantisipasi, hindari konsumsi makanan berat sebelum maupun selama penerbangan, serta tidak mengonsumsi minuman berkafein dan bersoda yang dapat memperparah kondisi," jelasnya.
Devi juga mengingatkan, CJH untuk istirahat yang cukup agar kondisi tubuh tetap stabil selama perjalanan.
"Perhatikan hal-hal tersebut agar terhindar dari mabuk udara dan perjalanan ke Tanah Suci berjalan lancar," tutupnya. (JD 02/ED 01)
