berita.depok.go.id - Sebanyak 69 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia pada Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kemenag yang digelar di Depok Open Space, Balai Kota Depok, Sabtu (03/01/26).
Kepala Kantor Kemenag Kota Depok, Enjat Mujiat, menjelaskan para penerima penghargaan telah memenuhi masa kerja serta kriteria yang ditetapkan.
“Untuk tahun ini ada 69 orang yang mendapatkan Satyalancana dari Bapak Presiden. Insya Allah ke depan juga akan ada lagi. Jika dihitung sampai saat ini, hampir seluruh PNS sudah mendapatkan penghargaan dari Bapak Presiden,” ujarnya kepada berita.depok.go.id usai kegiatan.
Ia menjelaskan, belum semua ASN menerima penghargaan karena adanya ketentuan masa kerja minimal.
“Kenapa yang lain belum? Karena memang kendalanya masa kerja. Minimal 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun. Ada yang berprestasi, namun belum diberikan penghargaan karena belum mencapai 10 tahun,” jelasnya.
Menurut Enjat, Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada ASN yang memiliki dedikasi, disiplin, dan kinerja yang baik.
“Itu bentuk penghargaan dari pimpinan kepada mereka yang memiliki dedikasi, bekerja dengan baik, disiplin, serta mampu meningkatkan marwah Kementerian Agama,” katanya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Peringatan HAB ke-80 Kemenag yang berlangsung dengan khidmat dan sukses.
“Alhamdulillah, Hari Amal Bakti ke-80 ini berlangsung meriah, khidmat, dan sukses,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Enjat turut menyampaikan ucapan selamat Hari Amal Bakti kepada seluruh ASN Kemenag serta berharap momentum ini dapat meningkatkan semangat pengabdian.
“Semoga melalui Hari Amal Bakti ini kita semakin semangat melayani umat serta terus menjaga kerukunan, kedamaian, dan ketenteraman masyarakat,” tuturnya.
Ke depan, Enjat berharap Kemenag dapat terus memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat, khususnya di Kota Depok.
“Dengan semangat cinta damai dan cinta kerukunan, Kementerian Agama diharapkan mampu memberikan sumbangsih agar kehidupan masyarakat Depok semakin sejuk, aman, nyaman, damai, guyub, dan rukun menuju Depok yang lebih maju,” tutupnya. (JD09/ED02)
