Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

News Other Pemerintahan
HAB ke-80 Kemenag, Wawalkot Tekankan Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Depok Maju
JD09 - berita depok

2062
Sabtu, 3 Jan 2026, 11:37 WIB

Wakil Wali Kota (Wawalkot) Depok, Chandra Rahmansyah menyerahkan penghargaan Satya Lencana kepada ASN Kementerian Agama (Kemenag) Depok saat upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kemenag di Depok Open Space, Balai Kota Depok, Sabtu (03/01/26). (Foto : Dokpim Pemkot Depok)

berita.depok.go.id - Wakil Wali Kota (Wawalkot) Depok, Chandra Rahmansyah, bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) yang digelar di Depok Open Space (DOS), Balai Kota Depok, Sabtu (03/01/26).

Dalam amanatnya, Chandra mengawali dengan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya upacara HAB ke-80 Kemenag dalam kondisi sehat dan penuh semangat pengabdian.

“Pada pagi hari ini kita dapat mengikuti upacara peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama yang insya Allah dilaksanakan dalam keadaan sehat dan penuh semangat pengabdian,” ujarnya.

Peringatan HAB ke-80 Kemenag tahun ini mengusung tema Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju. Menurut Chandra, tema tersebut menegaskan makna kerukunan tidak sebatas ketiadaan konflik, tetapi menjadi energi kebangsaan yang melahirkan sinergi produktif dan kolaborasi dalam keberagaman.

“Kerukunan bukan hanya tidak adanya konflik, tetapi energi kebangsaan yang merajut perbedaan menjadi kekuatan kolaboratif untuk kemajuan bangsa,” katanya.

Ia menjelaskan, sejak awal berdiri, Kemenag hadir sebagai jawaban atas kebutuhan bangsa Indonesia yang majemuk. Perannya tidak hanya menjaga kehidupan keagamaan tetap rukun dan damai, tetapi juga berkontribusi dalam membangun keadilan sosial, kesejahteraan, serta kerukunan masyarakat.

“Selama delapan dekade, Kementerian Agama telah menjadi penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Chandra menambahkan, Kemenag terus memperluas perannya melalui peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, penguatan kerukunan umat berbasis nilai kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta transformasi digital layanan keagamaan agar semakin transparan, cepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, termasuk era digital dan kecerdasan buatan, ia menegaskan agama harus tetap hadir sebagai sumber nilai, solusi, dan pencerahan.

“Aparatur sipil negara Kementerian Agama dituntut adaptif, profesional, dan berintegritas agar nilai-nilai keagamaan tetap menjadi fondasi moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Chandra menyampaikan Pemkot Depok memandang kerukunan, moderasi beragama, toleransi, serta sinergi lintas sektor sebagai pilar penting dalam pembangunan daerah.

“Semangat sinergi positif antara pemerintah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat terus kami dorong sebagai ikhtiar mewujudkan visi Bersama Depok Maju, sekaligus berkontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Menurutnya, kerukunan umat beragama yang terjaga dengan baik di Kota Depok menjadi modal sosial berharga untuk memperkuat daya saing daerah, menjaga stabilitas sosial, serta memastikan pembangunan berjalan secara inklusif dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya Pengabdian 10 Tahun kepada 69 Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia.

“Atas nama Pemerintah Kota Depok, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh penerima tanda kehormatan. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Menutup amanatnya, Chandra turut menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh peserta upacara.

“Mari kita songsong tahun ini dengan semangat baru, optimisme, komitmen baru, serta kerja sama yang lebih kuat demi kemajuan Kota Depok dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengutip pesan Bung Hatta bahwa Indonesia tidak akan bercahaya hanya karena obor besar di Jakarta, melainkan karena lilin-lilin kecil di desa dan kota yang menyala dengan keikhlasan.

“Semoga kita semua menjadi bagian dari cahaya pengabdian tersebut,” tandasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag Kota Depok, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, serta seluruh pemangku kepentingan Kemenag di Kota Depok. (JD09/ED02)


Apa reaksi anda?
0
0
0
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK