berita.depok.go.id - Wali Kota Depok, Supian Suri mengungkapkan, transformasi layanan 6 Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada posyandu merupakan langkah strategis untuk mewujudkan generasi hebat, sehat, dan berkualitas di masa depan.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Tim Pembina (TP) Posyandu terus berupaya mendorong semua Posyandu menjadi pusat peningkatan layanan dasar yang lebih efektif.
Salah satu wujud upayanya adalah meresmikan layanan 6 SPM yang diterapkan oleh Posyandu Teratai RW 04 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas, Rabu (20/05/26).
“Posyandu 6 SPM ini menjadi ikhtiar kita bagaimana melahirkan generasi-generasi hebat, mewujudkan lingkungan yang sehat, juga membangun kebersamaan di antara masyarakat kita,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, usai acara tersebut.
Supian Suri menegaskan, peran posyandu kini tidak lagi terbatas pada pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Melainkan telah menjadi pusat integrasi berbagai layanan masyarakat.
Ia turut menyoroti kasus anak putus sekolah di Kota Depok yang cukup tinggi.
Dengan adanya layanan 6 SPM khususnya bidang pendidikan diharapkan kader posyandu membantu pemerintah mendata anak-anak yang tidak terfasilitasi akses pendidikannya.
“Kasus ini menjadi permasalahan yang harus cepat kita selesaikan bersama,” tegasnya.
Menurutnya, mewujudkan generasi yang sehat juga bukan hanya soal fisik kesehatan yang baik.
Tetapi juga ditopang dengan memiliki rumah yang layak.
Melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari pemerintah pusat, provinsi, dan kota adalah wujud nyata pemerintah hadir untuk memperbaiki kualitas hidup warganya.
“Begitu juga dengan bidang-bidang yang lain menjadi harapan penyempurnaan terhadap ikhtiar kita mewujudkan generasi yang hebat, lingkungan yang bersih, lingkungan yang sehat,” pungkas Supian Suri. (JD 05/ED 01).
