berita.depok.go.id - Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, menyiapkan tiga jurus jitu dalam menjalankan program Wali Kota Depok Supian Suri dan Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah, terkait anggaran berbasis RW sebesar Rp300 juta. Strategi tersebut disusun dengan berkaca pada keberhasilan pembangunan tahun sebelumnya yang mampu direalisasikan hingga 100 persen.
Lurah Gandul, Syafrudin, mengungkapkan bahwa pada tahun ini skema pembangunan mengalami perubahan secara menyeluruh. Oleh karena itu, diperlukan penegasan kembali kepada para ketua RW dan RT terkait pemahaman serta pelaksanaan Dana RW yang merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Kota Depok.
“Tujuan utama Dana RW ini adalah agar pembangunan lebih tepat sasaran, cepat, dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di masing-masing wilayah,” ujar Syafrudin kepada berita.depok.go.id, Kamis (05/01/26).
Ia memaparkan, terdapat tiga poin penting yang harus dipahami dan dijalankan oleh para ketua lingkungan. Pertama, memprioritaskan kebutuhan yang mendesak. Usulan yang masuk, khususnya hasil Rembuk RW, diminta untuk difokuskan pada perbaikan sarana dan prasarana lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta bidang kesehatan.
Kedua, sinergi dan efektivitas. Dana yang dialokasikan untuk masing-masing RW diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal, transparan, dan akuntabel.
“Kita ingin melihat hasil nyata di lapangan, bukan hanya di atas kertas,” katanya.
Ketiga, partisipasi aktif seluruh unsur lingkungan. Syafrudin mengapresiasi peran para ketua RW dan RT yang telah terlibat aktif sejak tahap Pra-Musrenbang.
“Saya sangat mengapresiasi semangat bapak dan ibu ketua RW dan RT. Mari kita kawal bersama usulan-usulan ini, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan,” ujarnya.
Ia berharap tiga poin tersebut dapat dijalankan secara konsisten agar Dana RW dapat terserap secara maksimal dan sesuai dengan fungsinya.
Lebih lanjut, Syafrudin juga menyoroti capaian positif pada tahun sebelumnya. Seluruh kegiatan pembangunan yang dilaksanakan pada tahun 2025 berhasil direalisasikan 100 persen.
“Dengan hasil tahun lalu yang sangat baik, ini menjadi modal kepercayaan diri bagi para ketua lingkungan untuk menjalankan program Dana RW sebesar Rp300 juta tahun ini,” tandasnya. (JD10/ED02)
