Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

News Pemerintahan
Resmikan Posyandu Wijaya RW 06, Lurah Grogol Perkuat Pelayanan Kesehatan Warga
JD10 - berita depok

105
Jumat, 30 Jan 2026, 8:23 WIB

Lurah Grogol, Kecamatan Limo, Boni Kusuma Sobari meresmikan Posyandu Wijaya RW 06, Rabu (28/01/26). (Foto : Dokumentasi Narasumber)

berita.depok.go.id - Lurah Grogol, Kecamatan Limo, Boni Kusuma Sobari meresmikan Posyandu Wijaya RW 06, Rabu (28/01), sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di tingkat kelurahan.

Menurutnya, pembangunan Posyandu Wijaya RW 06 merupakan wujud nyata perhatian Pemkot Depok melalui pengalokasian anggaran daerah untuk menghadirkan fasilitas kesehatan yang layak, nyaman, dan mudah diakses warga, khususnya ibu hamil, balita, dan lansia.

“Pembangunan posyandu ini adalah bentuk perhatian pemerintah kota. Harapannya, fasilitas yang sudah representatif ini dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan oleh para kader,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Kamis (29/01/2026).

Boni menuturkan, kehadiran posyandu dengan fasilitas yang memadai tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Ia menegaskan, pelayanan yang aktif, ramah, dan berkelanjutan menjadi kunci agar manfaat posyandu benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan publik berbasis kewilayahan, terutama dalam mendukung pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

“Posyandu bukan hanya simbol fisik, melainkan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan dasar warga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Boni berharap keberadaan Posyandu Wijaya RW 06 dapat memperkuat upaya deteksi dini stunting, meningkatkan cakupan imunisasi, serta memperluas edukasi kesehatan keluarga di lingkungan Kelurahan Grogol.

Selain sebagai pusat layanan kesehatan ibu dan anak, posyandu juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara kader, tenaga kesehatan, dan pemerintah kelurahan dalam membangun budaya hidup sehat di tingkat lingkungan.

“Sinergi antara masyarakat dan pemerintah menjadi kunci agar posyandu tidak hanya aktif secara administrasi, tetapi juga hadir sebagai layanan publik yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga,” tandasnya. (JD10/ED02)


Apa reaksi anda?
0
0
0
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK