Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

Puluhan Bidan Praktik Mandiri dan Klinik di Depok Ikuti Orientasi Skrining Bayi Baru Lahir

JD 02 - berita depok
Rabu, 22 Mei 2024, 16:23 WIB
Para Bidan Praktik Mandiri dan Klinik saat mengikuti Kegiatan Orientasi Skrining Bayi Baru Lahir di Aula Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Rabu (22/05/24). (Foto: Dokumentasi Dinkes)

berita.depok.go.id - Sebanyak 25 Bidan Praktik Mandiri dan Klinik di Kota Depok mengikuti Kegiatan Orientasi Skrining Bayi Baru Lahir di Aula Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Rabu (22/05/24). 

Kegiatan yang dimotori Dinkes Kota Depok tersebut dilakukan untuk memberikan edukasi agar seluruh Bidan Praktik Mandiri dan Klinik dapat meningkatan kualitas kesehatan anak.

Salah satunya dalam melakukan skrining dalam mencegah penyakit Hipotiroid Kongenital (HK) pada bayi. 

"Skrining HK ini salah satu deteksi dini bagi bayi baru lahir dengan pengambilan sampel darah pada tumit bayi yang baru lahir. Penyakit HK dapat berdampak cukup serius terhadap tumbuh kembang bayi," tutur Sekretaris Dinkes Kota Depok, Yuliandi saat membuka acara Orientasi Skrining Bayi Baru Lahir. 

Dikatakannya, penyakit HK sangat jarang memperlihatkan gejala klinis pada awal kehidupan. Pada kasus dengan keterlambatan penemuan dan pengobatan dini, anak akan mengalami keterbelakangan mental dengan kemampuan IQ dibawah 70. 

Yuliandi menambahkan, kejadian tersebut akan berdampak serius pada masalah sosial anak. Anak tidak mampu beradaptasi di sekolah formal dan menimbulkan beban ganda bagi keluarga dalam pengasuhannya. 

Dalam hal ini, Kota Depok telah berkomitmen untuk melakukan Skrining HK (SHK) pada bayi baru lahir. Layanan yang diberikan melalui 38 Puskesmas, 27 Rumah Sakit dan Klinik serta Praktik Bidan Mandiri yang bekerjasama dengan BPJS di Kota Depok.

"Sehingga harapannya para tenaga kesehatan baik di faskes pemerintah maupun swasta mampu melaksanakan SHK. Dengan begitu dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas pelaksanaan skrining bayi baru lahir di Kota Depok," tandasnya. (JD 02/ ED 01).