berita.depok.go.id - Polsek Bojongsari berhasil menjaga wilayahnya tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026. Selama 13 hari operasi, angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dan kriminalitas mengalami penurunan signifikan, termasuk nihilnya kasus tawuran selama bulan Ramadan.
Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari, menjelaskan Operasi Ketupat Jaya digelar sejak 13 hingga 25 Maret 2026. Selama periode tersebut, pihaknya fokus melakukan pencegahan dan pengamanan di seluruh wilayah hukum Polsek Bojongsari.
“Secara umum, kejadian laka lantas dan kriminalitas di wilayah hukum Polsek Bojongsari trennya menurun,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Selasa (31/03/26).
Capaian positif juga terlihat dari tidak adanya tawuran di titik-titik rawan selama bulan puasa.
“Untuk kejadian tawuran, alhamdulillah nihil atau zero di titik-titik rawan selama bulan puasa,” tambahnya.
Fauzan menegaskan keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari unsur tiga pilar, perangkat lingkungan seperti RT dan RW, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama yang bersama-sama menjaga keamanan.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Ini berkat kerja sama semua unsur dan potensi masyarakat yang peduli menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Meski situasi aman, Fauzan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya terhadap rumah-rumah yang masih ditinggal mudik.
“Walaupun sebagian warga sudah kembali, masih ada yang belum pulang dari kampung halaman. Kami mengimbau warga untuk saling membantu menjaga rumah tetangga agar tidak terjadi pencurian,” katanya.
Ia juga memastikan patroli rutin terus dilakukan, terutama pada jam-jam rawan, melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan masyarakat setempat.
“Anggota kami rutin melakukan patroli dan sambang ke rumah warga yang masih ditinggal mudik. Patroli ini bagian dari langkah preventif untuk menjaga keamanan,” tandasnya. (JD10/ED02)
