berita.depok.go.id - Wali Kota Depok, Supian Suri, menyampaikan rencana penataan Jalan Raya Tapos saat kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Ar-Rohman, Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Selasa (03/02/26) malam.
Menurutnya, Kecamatan Tapos merupakan salah satu pintu masuk Kota Depok yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor.
Oleh karena itu, wajah wilayah tersebut harus mencerminkan suasana kota.
“Kecamatan Tapos ini berbatasan dengan Kabupaten Bogor. Biar bagus, biar jalannya mulus. Ruang-ruang sisa jalan yang masih bisa dimaksimalkan, coba dimaksimalin,” ujar Supian Suri.
Ia menegaskan, dirinya ingin suasana Tapos benar-benar terasa sebagai bagian dari kota, bukan lagi seperti wilayah pedesaan.
“Karena saya pengen masuk ke Tapos suasananya terasa sudah seperti kota. Jangan sampai nanti suasananya seperti di desa lagi. Sekarang sudah nggak pantas Tapos disebut desa. Rumahnya sudah berderet,” tegasnya.
Selain penataan jalan, Supian Suri juga menyoroti pentingnya kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama warga.
“Saya minta tolong kebersihan menjadi tanggung jawab kita,” katanya.
Ia menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah membentuk Tim Maung ASRI (Manusia Unggul, Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Tim tersebut, menurutnya, merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Tim Maung ASRI singkatan dari manusia unggul. Salah satu kelebihan manusia unggul adalah cinta akan kebersihan,” jelasnya.
Tim yang dipimpin oleh Tri Sakti Anggoro ini akan berkeliling memantau kondisi kota, termasuk menindak pembuangan sampah liar.
“Tim Maung ASRI akan keliling terus untuk melihat hal-hal yang harus dibersihkan dan diperbaiki, termasuk pembuangan sampah liar. Saya minta segera tidak lagi terlihat,” tutupnya. (JD09/ED 01).
