Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

News Other Pemerintahan
Hari Air Sedunia: Ciliwung Jadi Nadi Kehidupan Warga Depok
JD09 - berita depok

1686
Selasa, 31 Mar 2026, 17:14 WIB

Sungai Ciliwung, Kota Depok. (Foto : dok. Komunitas Sahabat Ciliwung).

berita.depok.go.id - Momen Hari Air Sedunia jadi pengingat penting bagi warga Kota Depok jika air bersih yang kita pakai setiap hari memiliki perjalanan panjang dan salah satu sumber utamanya adalah Sungai Ciliwung.

Sungai Ciliwung yang melintasi Kota Depok sepanjang 26 km, merupakan bagian dari aliran total kurang lebih 117 hingga 120 km yang membentang dari hulu di Bogor hingga bermuara di Jakarta.

 Aliran sungai ini melintasi sisi timur Depok, termasuk kawasan Kecamatan Pancoran Mas, Sukmajaya, dan Beji.

Ciliwung bukan aliran air biasa. Sungai ini menjadi salah satu sumber air baku utama yang diolah menjadi air bersih untuk kebutuhan masyarakat, mulai dari rumah tangga hingga berbagai aktivitas kota.

Tapi, bicara soal air baku, bukan cuma soal ada atau tidaknya air, kualitas juga jadi kunci.

 Makanya, menjaga kebersihan dan kelestarian Ciliwung jadi tanggung jawab bersama. 

Mulai dari tidak membuang sampah ke sungai, menjaga kawasan bantaran, sampai meningkatkan kesadaran lingkungan di tengah masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, menegaskan bahwa peran sungai jauh lebih luas dari sekadar sumber air.

Menurutnya, sungai punya fungsi penting sebagai pengatur iklim mikro, indikator kualitas lingkungan, hingga area konservasi.

Selain itu, Ciliwung juga berfungsi sebagai drainase alami yang membantu pengendalian banjir, sekaligus menjadi elemen estetika kota.

“Ciliwung juga punya potensi besar untuk wisata alam, ekonomi, hingga edukasi lingkungan,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Selasa (31/03/26).

Di sisi lain, keberadaan Ciliwung juga menjadi penopang utama bagi PDAM Kota Depok yang digunakan untuk kebutuhan domestik hingga industri. 

Artinya, kondisi sungai sangat menentukan kualitas air yang sampai ke rumah warga.

Jangan Jadikan Sungai Tempat Sampah

Masalahnya, menjaga sungai bukan hanya tugas pemerintah, peran masyarakat justru jadi kunci utama.

Reni mengingatkan, hal paling sederhana yang bisa dilakukan adalah tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah, baik sampah padat maupun limbah cair seperti dari dapur dan kamar mandi.

Selain itu, warga juga diimbau untuk menjaga sempadan sungai, tidak membangun di area buffer zone, serta melakukan penghijauan di sepanjang bantaran. 

Edukasi antarwarga juga dinilai penting, termasuk berani mengingatkan jika ada aktivitas yang berpotensi mencemari sungai.

“Intinya, jangan cemari sungai. Kita jaga bersama, saling mengingatkan, dan terus edukasi,” tegasnya.

Lebih dari Sekadar Air

Bagi Depok, Ciliwung bukan hanya soal air, tapi juga masa depan. Jika dijaga dengan baik, sungai ini bisa menjadi sumber kehidupan, ruang hijau kota, bahkan potensi wisata dan edukasi lingkungan.

Di momen Hari Air Sedunia ini, pesan yang ingin disampaikan sederhana,"Menjaga sungai berarti menjaga air, dan menjaga air berarti menjaga kehidupan."

Karena pada akhirnya, air bersih yang kita nikmati hari ini, berawal dari sungai yang kita jaga bersama. (JD09/ED 01).


Apa reaksi anda?
1
0
0
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK