Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

News Pembangunan Pemerintahan
DLHK Depok dan KNPI Sulap TPS Liar di Pinggir Kali Jantung Jadi Taman
JD 02 - berita depok

94
Senin, 13 Apr 2026, 12:55 WIB

Penanaman pohon tabebuya yang dilakukan DLHK Kota Depok bersama KNPI Kota Depok, di TPS liar di pinggir Kali Jantung. (Foto: Dokumentasi DLHK Kota Depok)

berita.depok.go.id - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok, menyulap Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di pinggir Kali Jantung, Bukit Cengkeh, menjadi taman dengan penanaman pohon tabebuya.

TPS liar yang berada RW 16 Bukit Cengkeh itu sebelumnya ditutup oleh Tim Maung ASRI Depok melalui kegiatan operasi bersih beberapa waktu lalu. 

Setelah dibersihkan, Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi (TLK) DLHK Kota Depok bersama KNPI melanjutkan penataan kawasan dengan penghijauan. 

Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi(TLK) Kota Depok, Tri Sakti Anggoro mengatakan, penataan ini merupakan langkah lanjutan setelah penutupan TPS liar di lokasi tersebut.

"TPS liar di pinggir Kali Jantung yang tempo lalu di opsih (operasi bersih) dan ditutup Tim Maung bersama KNPI dan DLHK di RW 16 Bukit Cengkeh, kini disulap menjadi taman," ujarnya kepada berita.depok.go.id, Senin (13/04/26). 

Ia menambahkan, pihaknya menuntaskan persoalan TPS liar secara menyeluruh, mulai dari pembersihan hingga edukasi kepada masyarakat.

"Kami menuntaskan PR lingkungan mulai dari pembersihan, penutupan sampah liar di area pinggir sungai, penanaman pohon pelindung, dan edukasi kepada masyakarat terkait lingkungan hidup," jelasnya. 

Sementara itu, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok, Tomy Wibawa Mukti menyebut menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. 

Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah.

“Kolaborasi antara RW, DLHK, KNPI, dan Tim Maung ASRI berjalan dengan sangat baik. Isu lingkungan menjadi perhatian serius masyarakat, sehingga proses diskusi dan edukasi dapat berjalan, hingga akhirnya aksi penanganannya dapat diselesaikan secara tuntas," tutupnya. (MGG Kevin/JD 02/ED 01).


Apa reaksi anda?
0
0
0
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK