berita.depok.go.id - Suasana berbeda tampak di lingkungan RT 05/RW 08, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo. Menyambut Tahun Baru Imlek, kawasan yang dikenal sebagai Kampung Moderasi atau Kampung Pembauran tersebut tampil semarak dengan berbagai ornamen khas Imlek yang menghiasi sudut-sudut lingkungan.
Lampion merah, umbul-umbul bernuansa Tionghoa, serta dekorasi tematik lainnya terpasang rapi di sepanjang jalan lingkungan. Hiasan tersebut tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan antarwarga.
Lurah Limo, Fajar Mei Hendri menjelaskan, terdapat sekitar 30 hingga 40 kepala keluarga (KK) etnis Tionghoa yang tinggal berdampingan dengan warga lainnya di wilayah tersebut. Kehidupan yang harmonis ini menjadi potret nyata toleransi dan pembauran di tengah keberagaman.
“Ini Kampung Moderasi atau Kampung Pembauran yang berada di RT 05/RW 08. Ada sekitar 30 sampai 40 KK etnis Tionghoa yang tinggal di sini,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Rabu (11/02/26).
Ia mengapresiasi inisiatif warga dalam menyambut perayaan Imlek dengan semangat kebersamaan. Menurutnya, Kampung Moderasi di RT 05/RW 08 menjadi contoh kehidupan masyarakat yang rukun dalam keberagaman, di mana perbedaan latar belakang suku dan budaya justru menjadi kekuatan sosial yang mempererat persaudaraan.
Pada puncak perayaan Imlek nanti, warga akan menggelar hiburan gambang kromong yang merupakan bagian dari kekayaan budaya Betawi-Tionghoa. Pertunjukan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antarwarga sekaligus menjadi daya tarik bagi masyarakat sekitar.
“Nanti di hari Imlek akan ada hiburan gambang kromong. Kelurahan Limo tentu mendukung penuh kegiatan ini,” tegas Fajar. (JD 10/ED 02)
