Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

Kesra
Dalami Keamanan MSG, Komunitas Perempuan Depok Ikuti Edukasi Pangan
JD 08 - berita depok

129
Jumat, 13 Feb 2026, 14:31 WIB

Komunitas Perempuan Peduli Depok mengikuti kegiatan edukasi pangan guna memperdalam pemahaman terkait keamanan dan kehalalan monosodium glutamat (MSG), Kamis (12/02/26). (Foto:Dok. Narasumber)

berita.depok.go.id - Komunitas Perempuan Peduli Depok mengikuti kegiatan edukasi pangan guna memperdalam pemahaman terkait keamanan dan kehalalan monosodium glutamat (MSG), Kamis (12/02/26).

Kegiatan tersebut diikuti puluhan anggota komunitas yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga dan pelaku usaha rumahan. Edukasi diberikan untuk meningkatkan pengetahuan terkait penggunaan bahan pangan yang aman dan halal dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Komunitas Perempuan Peduli Depok, Inawati Neih, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para anggota terkait bahan tambahan pangan, khususnya MSG, yang kerap digunakan dalam memasak.

“Kami ingin ibu-ibu lebih memahami bahan yang digunakan dalam memasak, termasuk MSG, sehingga dapat memastikan makanan yang disajikan aman dan halal untuk keluarga,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Jumat (13/02/26).

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai proses produksi, standar keamanan pangan, serta jaminan kehalalan produk. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman terkait penggunaan MSG yang tepat dalam pengolahan makanan.

Menurutnya, sebagian besar anggota komunitas telah menggunakan MSG dalam aktivitas memasak sehari-hari. Melalui edukasi ini, diharapkan para anggota semakin memahami kandungan serta manfaat penggunaan MSG secara bijak.

Lebih lanjut, ucap Inawati, sekitar 40 persen anggota Komunitas Perempuan Peduli Depok merupakan pelaku usaha rumahan (home industry). Pengetahuan tersebut dinilai penting untuk mendukung kualitas produk olahan yang aman, sehat, dan layak dikonsumsi.

“Lewat kegiatan ini, saya harap para anggota dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh, baik untuk kebutuhan keluarga maupun dalam mengembangkan usaha kuliner yang dijalankan,” tutup Inawati.

Sebagai informasi, Komunitas Perempuan Peduli Depok telah berdiri sejak 20 Desember 2013 dan aktif dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan di Kota Depok. Saat ini, komunitas tersebut memiliki sekitar 30 orang pengurus dengan jumlah anggota mencapai 49 orang, meski tidak seluruhnya aktif dalam setiap kegiatan. (JD 08/ED 02)


Apa reaksi anda?
0
0
0
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK