berita.depok.go.id - Camat Tapos, Jarkasih, mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan selama bulan Ramadan.
Ia menekankan pentingnya peran aktif warga dalam melakukan monitoring wilayah, terutama pada jam-jam rawan di malam hari.
“Kita berharap para masyarakat untuk melaksanakan monitoring ke lapangan atau siskamling,” ujar Jarkasih kepada berita.depok.go.id, Rabu (25/02/26).
Menurutnya, pihak kecamatan menemukan adanya peningkatan potensi kerawanan pada malam hari, khususnya di atas pukul 23.00 WIB hingga dini hari.
Aktivitas sejumlah anak-anak dan remaja dinilai mulai mengarah pada hal-hal negatif.
“Karena saat ini di malam hari itu yang sudah kita dapati banyak kerawanan, terutama anak-anak dengan berbagai macam kegiatannya yang mengarah kepada perbuatan-perbuatan yang tidak baik," ujarnya.
"Apakah itu tawuran atau tindakan kriminal, yang terjadi biasanya jam-jam malam itu di atas jam 11 hingga jam 2. Ada juga yang lomba lari lah dan macam-macam lainnya,” sambungnya.
Untuk itu, ia meminta agar titik-titik rawan di setiap wilayah diaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), dengan melibatkan unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Linmas.
“Jadi agar warga masyarakat yang ada di wilayahnya, titik-titik kerawanan itu ada siskamling di malam hari, nanti kerja sama dengan Babinkamtibmas, Babinsa, dan Linmas yang ada,” tegasnya.
Selain itu, Kecamatan Tapos juga memiliki agenda patroli bersama yang dikemas dalam kegiatan tarawih keliling (tarling). Dalam kegiatan tersebut, unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) turut terlibat.
“Ya kita sekaligus, kita punya jadwal tarling. Dari kecamatan dengan timnya ada Kapolsek, ada Danramil, kemudian ada Pak Lurah, Karang Taruna, Linmas, dan sebagainya,” ungkapnya.
Jarkasih menambahkan, usai pelaksanaan tarling, jajaran langsung melakukan diskusi ringan membahas tingkat kerawanan yang ditemukan di lapangan untuk segera ditindaklanjuti.
“Nah kita di situ sekaligus, ketika kita tarling, habis tarling ada ngobrol-ngobrol, bicara masalah tadi, tingkat kerawanan yang harus segera ditangani. Artinya kita langsung saat itu juga menugaskan,” katanya.
Ia memastikan unsur pengamanan dari berbagai instansi turut dilibatkan dalam pengawasan lingkungan.
“Tadi dari aparatur pemerintahannya ada Pol PP, ada Linmas, juga dari Kapolsek ada timnya, kemudian Ramil juga ada anak buahnya, Babinsa, Babinkamtibmas untuk mengamankan lingkungannya,” pungkasnya. (JD09/ED 01).
