berita.depok.go.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memperkuat layanan dasar masyarakat melalui Posyandu. Hingga 8 Juni 2026, tercatat sebanyak 1.083 Posyandu tersebar di 11 kecamatan dan 63 kelurahan di Kota Depok.
Ketua Tim Penggerak Posyandu Kota Depok, Siti Barkah Hasanah atau yang akrab disapa Cing Ikah, mengungkapkan, dari jumlah tersebut terdapat 1.039 Posyandu Mandiri, 25 Posyandu Purnama, dan 19 Posyandu Madya. Tidak ada lagi Posyandu dengan kategori Pratama.
“Hal ini menunjukkan lebih dari 95 persen Posyandu di Kota Depok telah berkembang menjadi Posyandu Mandiri. Kami akan terus memperkuat berbagai layanan dasar untuk masyarakat melalui Posyandu ini,” ujarnya, Kamis (11/06/26).
Cing Ikah menuturkan, dari aspek sarana dan prasarana, sebanyak 664 Posyandu telah memiliki bangunan sendiri. Sementara itu, 72 Posyandu masih menumpang di kantor RT/RW, 223 Posyandu memanfaatkan rumah warga, dan 124 Posyandu menggunakan gedung serbaguna.
“Dari aspek kepemilikan lahan, masih terdapat 311 Posyandu yang belum memiliki lahan sendiri. Oleh karena itu, penguatan sarana dan prasarana Posyandu menjadi salah satu prioritas Pemkot Depok,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan Posyandu, lanjutnya, Pemkot Depok memberikan berbagai dukungan kepada setiap Posyandu, seperti bantuan operasional Posyandu, penyuluhan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), insentif kader, serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh kader sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.
“Kami berharap dukungan tersebut dapat semakin memperkuat pelayanan Posyandu kepada masyarakat. Posyandu juga diharapkan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga, sehingga terwujud generasi Kota Depok yang sehat, cerdas, tangguh, dan berdaya saing,” tandasnya.
Penulis: Vidyanita
Editor: Retno Yulianti
